Kapolres Tanggamus Beri Cindera Mata Kepada Para Pendekar Sekala Brak

  • Whatsapp

radarcom.id – Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK, berikan apresiasi penghargaan kepada para pendekar Labung Angin pesilat tangguh dari Kerajaan Adat Paksi Pak sekala brak Kepaksian Pernong Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap eksistensi adat dan budaya lampung wilayah Tanggamus serta upaya motivasi bagi para pesilat agar lebih meningkatkan minat berlatih mengasah kemampuan dan ketangkasan diri. Penghargaan diberikan di kediaman Wakil Panglima Penggittokh Alam Wilayah Tanggamus Mirza YB, Kamis, 20/5.

Pada kesempatan tersebut turut hadir para Hulu Balang, Guru pelatih silat Labung Angin Pauzan, Wakil Panglima, dan para Pendekar labung Angin serta perangkat pemerintahan Pekon Negara Batin.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Tanggamus menyampaikan pesan, terkait bentuk pemberiannya kepada pendekar tersebut.

“Ada yang jauh lebih penting dan luar biasa serta harus kita sama-sama perhatikan, bahwa seni bela diri atau pencak silat ini mempunyai banyak nilai dan manfaatnya, ada nilai seni keindahannya, dan juga merupakan bentuk olah raga dimana fungsinya untuk menjaga kebugaran dan ketahanan tubuh,” ungkapnya dilasir dari identikpos.com.

Lanjut Kapolres, Apalagi sekarang masih dalam kondisi pandemi, kebugaran tubuh harus tetap terjaga. Coba kalo kita lihat para pendekar-pendekar ini, namanya saja “Labung Angin” ada dua suku kata yang berasal dari bahasa daerah lampung, saya yakin nama ini punya nilai-nilai sejarah dan filosofinya. Nah ini harus kita jaga dan kita lestarikan bersama-sama, supaya hal semacam ini tidak tergerus punah hilang oleh perkembangan zaman, ini harus kita budayakan,” ujarnya.

Pauzan guru pelatih menyampaikan ucapan ribuan terima kasih atas cindra mata penghargaan yang diberikan langsung oleh Kapolres Tanggamus.

“Momentum ini akan kami jadikan cambuk sebagai pemompa semangat bagi kami untuk lebih giat lagi berlatih,mengasah kemampuan, mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri kami,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Panglima Mirza YB menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Tanggamus atas kepeduliannya terhdap kelestarian adat dan budaya lampung khususnya di Tanggamus.

“Jarang-jarang orang yang punya jabatan sekelas kapolres yang mempunyai sikap dan perhatian lebih seperti ini, beliau sangat jeli dan teliti melihat memandang sesuatu, dari yang terkecil pun beliau perhatikan, seperti yang pernah beliau katakan “adat istiadat ini mempunyai nilai yang sakral” jadi kalau bukan kita yang memperhatikannya, siapa lagi,” tuturnya.

Masih kata, Mirza para pendekar Labung Angin ini adalah pasukan bagian garda terdepan dalam upaya membongkar, penerobos pertahanan lawan, dan melindungi diri atau fisik sang Sultan dan kelurganya, jika terjadi sesuatu yang mengganggu akan ketentaraman dan keamanan wilayah adat serta bagi siapa saja yang mau mengacaukan tata titi adat yang sudah tertata sejak dahulu kala,” pungkasnya. (rls/Iis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *