Keliling Kampung dengan Gerobak Sahur, Pemuda Wonokriyo Bangunkan Sahur Warga

  • Whatsapp

radarcom.id – Ada cara unik yang dilakukan oleh pemuda – pemuda Wonokriyo untuk membangunkan warga untuk sahur. Mereka berkeliling perkampungan dengan membawa gerobak serta beduk dan menabuhnya agar masyarakat mau bangun.

Komunitas ini menamakan dirinya dengan nama Komunitas Pemuda Garda Wonokriyo dan nama programnya adalah Gerobak Sahur Ramadhan.

Bacaan Lainnya

Ketua Pemuda Garda Wonokriyo Endar Rika Yulianto mengatakan kegiatan tersebut dilakukan setiap pagi di bulan Ramadhan. Mulanya para pemuda Wonokriyo berkumpul dari pukul 02.45 WIB untuk mempersiapkan segala perlengkapan. Mulai dari gerobak, beduk, kentongan, pengeras suara, dan peralatan penunjang lainnya.

Kemudian para personil gerobak sahur memulai untuk berjalan berkeliling di wilayah dusun Wonokriyo Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo mulai pukul 03.00 – 04.10 WIB.

Melihat semangat para Pemuda Garda Wonokriyo yang konsisten dalam membantu kegiatan ini, tentu saja masyarakat Wonokriyo sangat antusias mendukung kegiatan tersebut. Selain menjadi hiburan di pagi hari, menyemangati ibu-ibu dalam menyiapkan sahur.

“Kegiatan ini mengingatkan agar warga tidak terlupa untuk selalu sahur sebelum jatuh waktu imsak. Pada intinya warga Wonokriyo merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan gerobak sahur ramadhan tersebut,” ujarnya, Sabtu (17/4).

Personil gerobak sahur biasanya yang berkeliling 6 – 8 personil dan akan bertambah ramai di hari-hari libur dan akhir pekan. Dari anak-anak, maupun bapak-bapak yang sekedar untuk mendampingi anaknya yang tertarik untuk ikut berpartisipasi keliling dusun Wonokriyo.

Tidak jarang ditemui antusias warga masyarakat yang juga membantu dari sekedar memberikan hidangan ringan, takjil, sampai menyediakan dan menyiapkan makanan untuk sahur bersama-sama.

Endar Rika Yulianto mengatakan sebenarnya sudah rutin berlangsung dari lintas generasi, tahun ke tahun, dan memang dalam 4 tahun ini lebih terkoordinasi dan konsisten dari awal sampai akhir Ramadhan dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan Gerobak Sahur Pemuda Garda Wonokriyo salah satu wujud cara menyalurkan sisi kreatifitas dibidang sosial dan keagamaan. Dengan terjun langsung melayani kemasyarakat, walaupun terkadang mesti dengan cara dan gaya identitas Pemuda Garda Wonokriyo yang penuh kreatifitas dalam mengemas kegiatan tersebut,” pungkasnya. (rif/hin/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *