Menyentuh, Ini Pesan Ketua KPK Saat Kunjungan ke Lapas Sukamiskin

  • Whatsapp
radarcom.id – Ketua KPK Firli Bahuri mendatangi Lapas Sukamiskin Bandung untuk memberikan penyuluhan antikorupsi pada warga binaan atau narapidana (napi). Terdapat sekitar 25 warga binaan yang hadir dalam kegiatan itu. Melalui kata sambutan, dia mengungkap tiga hal yang menjadi latar belakang kedatangannya ke lapas.
Adapun pesan yang cukup menyentuh yang disampaikan Firli, pertama, ialah rasa kecintaannya kepada sesama warga negara Indonesia tanpa melihat status sosial, ras, dan golongan. Jangan sampai, warga binaan yang menjalani pidana di Lapas Sukamiskin pun hilang rasa cintanya sebab hilangnya rasa cinta menjadi awal mula hilangnya rasa kepedulian.
“Untuk rekan-rekan yang ada di Lapas Sukamiskin, kita jangan pernah berhenti saling mencintai karena kalau kita berhenti maka kita berhenti untuk peduli. Cinta berhenti seketika kita berhenti untuk peduli,” kata dia di Lapas Sukamiskin, Rabu (31/3) seperti dikutip dari Kumparan.
Kemudian, sambung Firli, dirinya menitipkan pesan agar warga binaan yang menjalani pidana harus mengubah perilaku dengan tidak lagi melakukan penyimpangan sosial. Perubahan pun dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa warga binaan sudah melalui tahap hijrah menjadi lebih baik.
“Mulai hari ini harus berubah untuk menanamkan kepercayaan kepada seluruh masyarakat bahwa anda bukan seperti yang dulu. Artinya, ada sebuah proses hijrah dari apa yang pernah dilakukan menjadi dan menuju kebaikan,” ucap dia.
Ketiga, Firli menitipkan pesan kepada warga binaan bahwa kesempatan atau harapan mengabdi kepada bangsa belum tertutup sepenuhnya. Dengan begitu, jangan pernah mereka berhenti bermimpi meskipun pernah menjalani pidana di Lapas Sukamiskin dan melakukan penyimpangan sosial.
“Terakhir, tidak pernah ada kesempatan yang tertutup buat seluruh anak bangsa sejauh kita memiliki harapan, seketika kita berada di suatu tempat yang mungkin paling rendah, kita harus yakin suatu saat kita akan berada di tempat tinggi dan mulia, itu harapan,” tutur dia.
“Jadi saya pesan kepada warga binaan, mungkin sudah berapa waktu di sini janganlah anda pupus mimpi-mimpi anda untuk menatap masa depan karena seketika anda pupus mimpi anda, maka anda akan kehilangan harapan untuk menatap masa depan,” lanjut dia.  (rci/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *