Raden Adipati Surya Tegaskan Loyal dan Tegak Lurus Dukung AHY, Sebut KLB Sumut Cara Kotor dan Merusak Demokrasi

  • Whatsapp

radarcom.id –  Penolakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sumatera Utara yang menunjuk Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat mendapatkan kecaman keras dan perlawanan dari Partai Demokrat di Lampung. Salah satunya ditegaskan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Way Kanan H. Raden Adipati Surya, SH, MM.

Menurut Bupati Way Kanan itu, Demokrat Way Kanan tegas menolak KLB yang merupakan KLB abal-abal dan pihaknya tegak lurus dan loyal mendukung kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Bacaan Lainnya

“Menanggapi adanya KLB di Sumut kemarin saya menyatakan sangat kecewa terhadap kejadian tersebut. Menurut saya kejadian itu sangat memalukan dan inkonstitusional dan tidak ada dalam AD/ART partai kami bahwa KLB dihadiri nol peserta DPC maupun DPD se Indonesia,” tegas Adipati dalam keterangan resminya kepada redaksi radarcom.id, Sabtu (6/3).

“Saya ketua DPC Demokrat Way Kanan Provinsi Lampung menyatakan bahwa saya pemilik suara sah. Saya menolak semua hasil dan keputusan semua keputusan KLB abal-abal tersebut. Saya dan seluruh kader maupun pengurus DPAC hingga Ranting se Way Kanan setia kepada Kepemimpinan AHY sesuai dengan hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020, yang sudah disahkan oleh Kemenkumham Nomor M.HH-15.AH.11.01 Tahun 2020 Tentang Pengesahan PerubahanSusunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Masa BaKi 2020-2025 tertanggal 27 Juli 2020yang tentunya sudah disahkan Kemenkum HAM. Nah ini dagelan apa ini? Cara-cara seperti ini merupakan cara-cara kotor yang ingin merusak demokrasi di negeri kita. Untuk itu saya mengimbau seluruh kader Demokrat khususnya Way Kanan dan Lampung, kita setia dan patuh AD/ART, kita solid mendukung AHY sampai habis masa jabatannya. Untuk itu tentu kami juga kabupaten Way Kanan untuk melawan semua kezoliman merampas demokrasi. Kami ingin demokrasi di negeri ini berjalan dengan baik. Kami ingin menyelamatkan Demokrat yang berarti menyelamatkan demokrasi di negeri ini,” tegas bupati muda ini.

Adipati menambahkan, pihaknya memberikan pernyataan sikap Demokrat Way Kanan ini bersifat final dan mengikat secara hukum. Dan apabila ada surat pernyataan lain yang dibuat mengatasnamakan dirinya, maka itu adalah illegal dan dapat dituntut secara hukum.

Berikut isi surat pernyataan Demokrat Way Kanan:

“Selanjutnya, bahwa saya tidak pernah membuat dan/atau menandatangani surat kuasa yang diberikan kepada siapapun untuk menghadiri dan/atau mewakili saya dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat; Lebih lanjut, apabila ada siapapun juga yang mengatasnamakan diri saya menghadiri dan/atau mewakili dalam Kongres Luar Biasa (KLB) adalah tidak benar, ilegal dan suatu perbuatan tindak pidana dan dapat dituntut secara hukum,” tegasnya.

“Untuk itu kita Partai Demokrat Lampung solid mendukung AHY sampai habis masa jabatannya. Dan kami siap melawan kezoliman atas perampasan demokrasi ini,” pungkasnya. (rls/Iis)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *