Persoalan Pupuk Jadi Keresahan Petani di Pringsewu

  • Whatsapp

radarcom.id – Persoalan pupuk menjadi keresahan beberapa petani di Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu. Hal ini disebabkan oleh petani yang belum bisa memanfaatkan Kartu Petani Berjaya (KPB) secara optimal.

Hal tersebut diungkapkan oleh koordinator penyuluh pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gadingrejo Heru Kadaryono saat mengikuti rakor bulanan tingkat kecamatan di Balai Pekon Tulung Agung, Kamis (4/3).

Bacaan Lainnya

Dihadapan camat beserta unsur uspika dan para kepala pekon, Heru Kadaryono mengungkapkan masih ada petani yang gagal teknologi (gaptek). Sehingga tidak bisa memanfaatkan Kartu Petani Berjaya yang merupakan program unggulan Gubernur Lampung.

“Padahal dengan KPB para petani bisa mendapatkan pupuk sesuai dengan kebutuhannya. Karena saat ini berbeda dengan dulu, kalau dulu pupuk disalurkan melalui poktan tetapi saat ini pupuk disalurkan langsung ke petani yang memiliki KPB melalui E – Bilink,” terangnya.

Untuk itu dirinya menilai pentingnya sosialisasi lebih lanjut tentang program KPB agar kendala petani terkait pupuk bisa teratasi. “Pada dasarnya pemerintah menyediakan stok pupuk yang cukup, namun karena petani yang gaptek itu tadi sehingga pupuk dianggap langka. Untuk itu perlu adanya sosialisasi,” pungkasnya. (rif/hin/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *