Sembilan Bulan Ditutup, TNWK Bersiap Dibuka, Pengunjung Tak Boleh Kontak Langsung dengan Gajah

  • Whatsapp
Kepala Balai TNWK Amri memberikan arahan kepada stafnya untuk melakukan pembersihan lokasi PLG karena akan dibuka untuk umum. Foto Istimewa for radarcom.id
Kepala Balai TNWK Amri memberikan arahan kepada stafnya untuk melakukan pembersihan lokasi PLG karena akan dibuka untuk umum. Foto Istimewa for radarcom.id

radarcom.id – Akan dibukanya lokasi wisata Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Kepala Balai TNWK, Amri menegaskan pengunjung tidak diperkenankan untuk kontak langsung dengan gajah di Pusat Latihan Gajah (PLG).

Hal itu ditegaskan Amri dihadapan anggota Polhut, Selasa (12/1/2021).

Bacaan Lainnya

Sebelum dibuka untuk umum, Amri memerintahkan kepada seluruh jajarannya diminta segera menertibkan kondisi PLG yang terlihat kumuh seperti kondisi warung, dan membersihkan ranting-ranting dan daun-daun yang berserakan di lokasi PLG.

“Karena sudah sembilan bulan wisata di PLG ditutup karena Covid 19, sehingga kondisi didalam tampak kumuh, dan saya sengaja perintahkan staf kami untuk membersihkan mulai hari ini,” kata Amri.

Selain itu yang perlu ditegaskan kepada pengunjung  untuk tidak menunggangi gajah atau melakukan selfie foto dengan gajah dengan jarak dekat. Hal itu guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.

“Takutnya ketika pengunjung naik gajah selfi dengan gajah dan kebetulan pengunjung terkonfirmasi Covid-19 tentu akan berpengaruh dengan kesehatan gajah,” papar Amri.

Terkait dengan atraksi gajah, Amri menginstruksikan tetap dibuka untuk pengunjung namun ada pembatasan penonton. Jika kapasitas pengunjung yang melihat atraksi 80 orang maka harus dikurangi minimal 20 persen dengan tujuan agar bisa menjaga jarak antara penonton atraksi gajah.

Persoalan kondisi warung yang terlihat kumuh, Amri memerintahkan kepada pemilik warung untuk merapihkan. Dan pembeli tidak diperbolehkan duduk berhimpitan, sehingga solusi yang harus dilakukan pedagang harus menyiapkan kursi plastik yang disusun dengan jarak yang disesuaikan oleh protokol kesehatan.

“Ini saya lihat kondisi warungnya kumuh semua, saya minta segera dibersihkan dibuat serapi mungkin kalau tetap tidak bisa menjaga kebersihan tidak akan kami ijinkan berjualan di lokasi PLG,” tegas Amri.

Amri mengatakan secepatnya pihak Forkopimda dari Bupati, Dandim, Kapolres, Kajari dan yang lainnya akan berkunjung ke TNWK untuk melakukan simulasi pembukaan TNWK untuk umum. (hms/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *