Farhan, Santri Berprestasi Asal Ponpes Riyadhus Sholihin Bandar Lampung

  • Whatsapp

radarcom.id – Pondok Pesantren Yatim Piatu Penghafal Al-Qur’an Riyadhus Sholihin, Tanjungkarang Timur Bandar Lampung terus mencetak santri berprestasi. Salah satu prestasinya dalam bidang menghafal Al-Qur’an. Seperti menghafal Al-Qur’an 30 juz dalam 2,5 bulan.

Farhan, salah satu santri Riyadhus Sholihin berhasil khatam menghafal Qur’an 30 juz dalam waktu 2,5 bulan pada Program Tahfidz Leader Karawang 2020 di Pondok Pesantren Mandalla Khoar, Karawang, November 2020.

Bacaan Lainnya

Pengasuh Ponpes Riyadhus Sholihin KH. Ismail Zulkarnain, SH, mengaku bangga atas prestasi santrinya tersebut.

“Santri kami itu awalnya sudah hafal 10 juz. Jadi kemarin ikut program 30 juz pada Program Tahfidz Leader Karawang 2020 di Pondok Pesantren Mandalla Khair, Karawang dan Farhan berhasil ziyadah atau melakukan penambahan hafalan menjadi 30 juz selama 2,5 bulan,” kata Abah Ismail Zulkarnain—sapaan akrabnya kepada radarcom.id, Kamis (26/11).

 

Dilanjutkannya, selain Farhan ada dua santri lagi yang ikut dikirim ke program tersebut, namun progresnya kemungkinan akan selesaikan 30 juz pada Desember 2020 mendatang . “Ada 3 orang santri yang kami kirim. Yang dua orang yakni Fajar Insya Allah selesai awal Desember selesai hafalannya 30 juz. Satu santri lagi, Tegar pada akhir Desember 2020. Mereka bertiga akan kita masukkan kuliah di Unila dengan jalur khusus penghafal Al-Qur’an beasiswa,” kata Abah.

Prestasi santri Riyadhus Sholihin bukan kali ini saja. Sebelumnya, santri Riyadhus Sholihin Ardi Oksandi, SMA Taruna Kebangsaan Kalianda Lampung Selatan Jalur  Beasiswa Insya Allah pada Februari 2021 akan berangkat mewakili Indonesia Ke 3 Negara yakni Turki, Singapura dan Korea Selatan dalam program pertukaran pelajar.

“Siapa bilang Pondok Pesantren yang semuanya gratis seperti Riyadhus Sholihin ini tidak mampu mencetak anak-anak yatim yang punya semangat jiwa petarung. Di Ponpes Yatim  Riyadhus Sholihin mereka menjadi Juara Dai tingkat Asean, Nasional dan Juga hafal Al-Qur’an 30 juz, mahir berbahasa Arab, dididik menjadi dai dan juara silat dan pramuka. Kami mendidik anak yatim piatu dengan konsep yang jelas. Anak yatim bukan untuk dijual kemiskinannya  sebagai kaum marginal yang terbelakang yang rendah diri. Anak yatim adalah anak-anak yatim yang punya harga diri dan kehormatan. Di Ponpes Riyadhus Sholihin kami jadikan hidup anak yatim menjadi bahagia dengan fasilitas tempat tinggal, makan dan sekolah full gratis dan menjadiinsan berprestasi dan mandiri,” pungkasnya. (rci/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *