Pembinaan WBP Melalui Pertanian di Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Sukses

  • Whatsapp
Ka Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Sohibur Rachman. Foto istimewa for radarcom.id
Ka Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Sohibur Rachman. Foto istimewa for radarcom.id

radarcom.id – Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Lampung Tengah, Lampung terbilang cukup sukses dalam pembinaan Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) di Lapas setempat melalui aktivitas pertanian.

Salah satunya adalah pertanian tanaman Serre Merah dan berhasil membuat produk yang bermanfaat yakni Minyak Atsire hasil penyulingan dari Serre Merah. Kini, minyak Atsire karya Lapas Kelas IIB Gunung Sugih bahkan bisa dibeli masyarakat dan mulai banyak pesanan dari beberapa Kota di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Melalui akun Instagram Lapas Kelas IIB Gunung Sugih, Minyak Atsire Serre Merah dari lapas ini merupakan murni tanpa campuran apapun. Produk ini hasil aktivitas pertanian di Lapas Gunung Sugih.

Pesanan pun sudah mulai membanjir. Mulai dari Kalimantan, Riau, Kupang dan Jawa Timur. Minyak Atsire ini bisa digunakan untuk perawatan kecantikan dan parfum.

Adapun harga minyak Atsire Serre Merah hasil produk warga Binaan Lapas Kelas IIB Gunung Sugih ini antara Rp 30 ribu dan bisa dipesan secara online di Tokopedia, Bukalapak dan OLX.

Foto-foto Humas Lapas GN Sugih
Foto-foto Humas Lapas GN Sugih

 

Kepala Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Sohibur Rachman mengatakan, selama ini memang Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Lamteng membudidayakan beberapa tanaman produktif seperti Serre Merah dan jagung manis, sayuran seperti rampai untuk pembinaan warga binaannya.

 

“Aktivitas pertanian ini juga untuk melakukan pembinaan kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Gunung Sugih. Selain itu juga sarana asimilasi dan edukasi di Lapas Kelas IIB Gunung Sugih. Bahkan, jagung manis ini sudah panen sebanyak empat kali hingga Oktober 2020,” kata Rachman. (rci/rci)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *