Peringati Maulid Nabi, Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Tanamkan Keteladanan Rasulullah Kepada Warga Binaan

  • Whatsapp

radarcom.id – Dalam rangka meningkatkan  keimanan dan pembinaan keagamaan, bertempat di Masjid Al Furqon Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih, Lampung Tengah rutin menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahun.

 

Bacaan Lainnya

Tahun ini, peringatan Maulid Nabi SAW 1442 H digelar pada Selasa (3/11) lalu dihadiri oleh Kepala Lapas Sohibur Rachman, jajaran pejabat, staf, regu penjagaan, tiga orang ustad dari pondok pesantren Kotagajah serta para warga binaan Lapas Kelas IIB Gunung Sugih.

 

Acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh warga binaan pemasyarakatan dan penampilan Grup Hadroh Lapas Kelas IIB Gunung Sugih serta bersholawat Nabi Muhammad SAW secara bersama-sama.

 

Kemudian dilanjutkan sambutan dari kalapas yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kasi Binadik dan Giatja, Dimas Hadi Trihandoko diikuti dengan khidmat oleh petugas dan para warga binaan yang beragama Islam.

 

“Dengan adanya acara ini semoga menjadikan ketauladanan Rasullah sebagai motivasi untuk berjuang lebih menggali ilmu agama serta peduli terhadap sesama dalam situasi pandemi sekarang,” ungkap Dimas.

 

Dalam acara ini turut hadir juga KH. Shoni Mustofa, yang memberikan tausyiah kepada petugas dan para warga binaan akan betapa mulianya sifat sabar Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah mengajarkan agama Islam yang menjadi tauladan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Semoga dengan terus dilaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya di Lapas Gunung Sugih mampu menjadi jembatan silahturahmi kita sesama umat Islam dalam mengajarkan tentang kebaikan dan ajaran Islam,” kata KH. Shoni Mustofa.

 

Sementara itu, Kalapas Gunung Sugih, Sohibur Rachman menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh jajaran petugas dan warga binaan Lapas Kelas IIB Gunung Sugih atas antusias dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Semoga dengan acara ini kita dapat menerapkan mauidhotul khasanah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW,” pungkas Rahman. (rls/Iis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *