Warga Kecamatan Pringsewu Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Hadiri Pesta

  • Whatsapp

radarcom.id – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu, dr Nofly didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Samsir Kasim menyampaikan ada penambahan satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pringsewu, Kamis (23/10/2020).

“Benar hari ini ada penambahan satu kasus konfirmasi positif yang berasal dari Kecamatan Pringsewu,” kata dr Nofly pada Senin (23/10).

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Menurut Nofly, Pasien merupakan inisial P21 (27) berjenis perempuan warga Kecamatan Pringsewu.

Nofly mengatakan, P21 pada tanggal (17/10/2020) pasien dan suami menghadiri acara pesta pernikahan di rumah saudaranya di Pringsewu, di acara tersebut mereka bertemu dengan 6 saudaranya yang datang dari Palembang.

Pada tanggal (21/10/2020) P21 bersama suami ke UGD rumah sakit swasta Pringsewu dengan rujukan dokter kandungan yang diagnosa G3P20 hamil 10 minggu missed Abortus, P21 tidak ada keluhan ke arah covid-19 dan di lakukan rapid test dengan hasil IGG reaktif dan IGM reaktif

Lanjutnya, pada pukul 12.30, pasien pulang dengan intruksi Dokter dan anjuran Bedrest total karena masih bisa ditunda untuk tindakkan kuretase. Pada pukul 17.30 wib pasien datang ke Ponek Puskesmas Pringsewu dengan keluhan perdarahan. Kemudian pukul 20:00 wib pasien dirujuk ke RSUD Pringsewu untuk penanganan lebih lanjut.

“Pada tanggal (22/10/2020) dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Pringsewu dan hasil swab dari TCM RSUD Pringsewu dan pada pukul 11:10 dengan hasil sudah keluar, bahwa P21 terkonfirmasi positif covid-19,” ujarnya.

“Kondisi P21 saat ini tanpa gejala pasca kuretase dan pemulihan isolasi di rumah singgah covid Pringsewu,” tambahnya.

Total 21 Kasus Positif

Jumlah kumulatif kasus terkait covid-19 Kabupaten Pringsewu sampai hari ini berjumlah 21 orang, Pasien yang sedang menjalankan isolasi 2 orang, selesai isolasi atau sembuh 19 orang.

“Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ataupun baru datang dari Daerah terjangkit Covid-19 supaya melaporkan ke Aparat Pekon Setempat agar di karantina secara mandiri, tidak beraktifitas untuk beberapa hari,” tutupnya.(hin/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *