Bangkrut Imbas Pandemi Covid-19, Maskapai Thailand Beralih Jualan Gorengan

  • Whatsapp
Maskapai Thailand buka restoran bertema pesawat. ©MLADEN ANTONOV/AFP
Maskapai Thailand buka restoran bertema pesawat. ©MLADEN ANTONOV/AFP

radarcom.id – Maskapai penerbangan asal Thailand, THAI Airways International, berencana membuka bisnis waralaba patong-go. Patong-go ialah cemilan berbentuk roti goreng yang tengah populer di Thailand, semacam Odading di Indonesia.

Dilansir dari New Straits Times, Minggu (11/10), Thai Airways menyatakan diri bangkrut usai buruknya pengelolaan keuangan yang diperparah kehadiran virus corona. Pengadilan pun memberikan kesempatan waktu untuk melakukan upaya pelunasan utang yang mencapai 332,2 miliar Bath atau setara Rp 157 triiun.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Pejabat Sementara Presiden Direktur THAI, Chansin Treenuchagron, mengatakan roti goreng tengah digemari. Antrean pembeli selalu tampak sejak pagi di toko mereka yang berlokasi di Bangkok.

Berkaca pada hal tersebut, pihak maskapai pun berencana membuka program kemitraan. Satu kotak patong-go berisi 3 tusuk roti goreng seharga 50 baht atau Rp 23.694.

Patong-go dan saus ubi. (DOK. FACEBOOK THAI CATERING)
Patong-go dan saus ubi. (DOK. FACEBOOK THAI CATERING)

Sejak Januari, 43 Maskapai Global Alami Kebangkrutan

Perusahaan Data Perjalanan, Cirium menemukan bahwa 43 maskapai penerbangan komersial sejak Januari 2020 telah gagal, dibandingkan dengan tahun 2019 dan 2018. Meski sudah mendapat sokongan dana dari pemerintah untuk tetap bertahan, para ahli penerbangan melihat adanya kemungkinan perusahaan penerbangan yang jatuh dalam beberapa bulan ke depan.

“Tanpa campur tangan pemerintah, kami bisa mengalami kebangkrutan massal dalam enam bulan pertama krisis ini,” ungkap analis independen dari Sobie Aviation, Brendan Sobie kepada CNBC.

Sebelum pandemi melanda, Sobie menandaskan bahwa sudah banyak maskapai penerbangan yang memang sudah mulai terseok, tetapi sekarang mereka mendapat “kesempatan” lebih untuk bertahan hidup karena adanya bantuan pemerintah.

Stimulus yang diberikan pemerintah juga dianggap krusial oleh Kepala Konsultan Global Perusahaan Data Perjalanan Cirium, Rob Morris. “Kalau sampai pemerintah sudah turun tangan, artinya memang sedang terjadi hal penting dan tidak ada pilihan lain,” imbuhnya. (mdk/rci)

 

Sumber: merdeka.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *