Bawaslu Bandar Lampung Sosialisasi ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu’

  • Whatsapp

radarcom.id — Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung sosialisasi hukum mencegah hoax dan berita tidak berimbang pada pemilihan walikota dan wakil walikota Bandar Lampung tahun 2020, Jum’at (25/09/2020).

Acara yang berlangsung di Emersia Hotel and Resort itu bertajuk ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu’
mengajak seluruh masyarakat untuk sadar dan betapa berbahayanya tentang berita hoax.

Bacaan Lainnya

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansah, S.I.Kom.,M.I.P., menjelaskan adanya kegiatan ini untuk memberitahukan kepada seluruh masyarat, khususnya awak media untuk membuat berita berimbang. Berita hoax sama dengan berita bohong (hoax) dan dilarang.

“Saya ingatkan kepada seluruh masyarakat untuk hati-hati dan tidak menjadi tersangka berita hoax kepada calon tertentu,” ujar Candra kepada para awak media Lampung disela acara, Jum’at (25/09/2020).

Saat disinggung mengenai iklan calon pada di media, Candra mengatakan media cetak, elektronik, dan radio itu sudah ada aturannya. Yakni 14 hari sebelum hari masa tenang dan itu bisa dilakukan, dengan durasi Pengaturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2020 mengatur peraturan hal tersebut. Karena, barang siapa yang masih menggunakan media cetak, elektronik maupun radio ada unsur pidana yang melekat peraturan tersebut,” paparnya.

Masih dalam kesempatan yang sama Kasubidit V Cyber Crime Polda Lampung Kompol Rahmad Mardian mengatakan kegiatan hari ini sangat bagus, berkaitan dengan bagaimana mencegah isu-isu hoax yang ada di kampanye lembaga penyiaran. Menjadi pokok point dalam kegiatan hari ini, kita berharap tidak ada lagi berita-berita yang tidak berimbang yang berkaitan dengan pilkada.

“Saya berharap pilkada kali ini sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan dan berjalan dengan kondusif. Kepada seluruh masyarakat mari kita sama-sama dapat menciptakan suasana kondusif, aman, damai dan tidak melakukan praktek money politics. Karena salah satu fokus tim kami adalah terhadap money politics dan kami juga berharap tersangka pada money politics dapat ditindak semaksimal mungkin. Pilkada dimasa pandemi seperti ini telah berkomunikasi kepada pihak terkait, semoga pilkada kali ini bukan hanya sehat secara demokrasi, melainkan sehat secara keseluruhan,” pungkasnya. (hen/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *