Bursa Pendamping Adipati dari Kalangan Politisi dan Pernyataan DPD Demokrat Lampung (Bagian 2)

  • Whatsapp
H. Raden Adipati Surya, SH, MM. Foto Istimewa

radarcom.id – Bakal calon bupati Way Kanan Petahana Raden Adipati Surya masih berduka atas meninggalnya calon wakil bupati Edward Anthony pada (16/8) lalu. Namun, mengingat tahapan pendaftaran calon ke KPU tinggal dua pekan lagi yakni 4 September mendatang, Adipati harus segera menentukan siapa pengganti Edward.

Bursa penggantinya pun muncul beragam, diantaranya dari kalangan birokrat, partai politik dan independen atau tak berafiliasi parpol.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Informasi yang dihimpun radarcom.id, sejumlah nama beredar dari kalangan politisi. Namun semuanya tentu berdasarkan pilihan Adipati.

Diantaranya adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Way kanan Beta Juana, Ketua DPD NasDem Way Kanan Yuse Sogoran, Ketua DPD Golkar Way Kanan Bambang Irawan, Fungsionaris Golkar Lampung Dedy Rindas, Anggota DPRD Bandar Lampung Isfansa Mahani, Ketua DPC Gerindra Way Kanan Abdul Haris Nasution dan Ketua DPC PKB Way Kanan Seh Ajeman.

Menanggapi hal ini, Sekretaris DPD Partai Demokrat Way Kanan membenarkan bahwa Demokrat akan membicarakan dalam koalisi parpol. “Ya biasanya jika ada kasus semacam ini, kita bicarakan dulu (di koalisi, Red),” kata Imer kepada radarcom.id, Rabu (19/8).

Imer darius. Foto Istimewa for radarcom.id
Imer darius. Foto Istimewa for radarcom.id

Imer yang juga menjadi pengurus teras DPP Partai Demokrat Bidang Pemenangan Pemilu itu meneruskan, prinsipnya tetap akan memberikan keleluasaan kepada Raden Adipati Surya terkait siapa yang akan ditunjuk menjadi pasangannya di Pilkada 9 Desember 2020. “Kita serahkan sama Adipati untuk menentukan siapa penggantinya,” tegas Imer.

Lebih Menjanjikan Birokrat

Pandangan berbeda justru disampaikan pengamat politik Lampung Dr. Yusdianto. Menurutnya, Adipati sebaiknya memilih pengganti Edward dari kalangan birokrat. Sebab, akan komplementer atau melengkapi Adipati yang sudah berlatarbelakang politisi dan pengusaha. Maka, menggandeng Edward dalam pilkada pertama dinilai langkah cerdas Adipati dan terbukti bisa memenangkan pilkada Way Kanan, notabene saat itu lawan petahana Bustami Zainudin.

“Pendapat saya, lebih memilih dari birokrat sebagai pendamping Adipati. Sebab, ini akan lebih melengkapi beliau dan memperluas popularitas dan elektabilitasnya,” terang Yusdianto kepada radarcom.id, Rabu (19/8).

Yusdianto. Foto Istimewa
Yusdianto. Foto Istimewa

Dikatakan akademisi Universitas Lampung itu, sosok pengganti Edward di Way Kanan stoknya cukup banyak dan Adipati diyakini sudah punya gambaran yang tepat.

“Sebagaimana yang terjadi di beberapa daerah yang lain seperti, Tuba Barat, tulang Bawang, Lampung Utara, Lampung Tengah, Bandar Lampung dan Tanggamus dimana wakil muncul dari para birokrat. Kita tahu bupati saat ini dari kalangan pengusaha, tentu kita berharap yang muncul dari birokrat. Karena tantangan pertama yang langsung dihadapi oleh kepala daerah itu masalah konsolidasi internal terkait komposisi ASN, menjalankan visi/misi dan menjalin kerjasama dengan DPRD,” tandas Dr Yusdianto.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Golkar Lampung Ismet Roni juga menyatakan akan membicarakan pengganti Edward bersama Adipati.

“(Soal pengganti Edward) akan kita bicarakan dengan calon bupati, dan kita diskusikan,” kata Ismet kepada radarcom.id, Selasa (18/8).

Ismet Roni. Foto Istimewa
Ismet Roni. Foto Istimewa

Ditanya apakah Golkar akan sodorkan kadernya sebagai pendamping Adipati, Ismet mengaku opsi tersebut bisa saja diambil.

“Semua akan kita diskusikan dengan calon bupati. Insya Allah semua bisa terjadi,” terang Wakil Ketua DPRD Lampung itu.
Hasil penelusuran radarcom.id, beberapa nama kader Golkar cukup layak maju di pilkada Way Kanan mendampingi Adipati. Diantaranya Fungsionaris Golkar Lampung Deddy Rindas, Ketua Partai Golkar Way Kanan Bambang Irawan, mantan Ketua AMPG Lampung Darlian Pone yang kini menjabat Anggota DPRD Lampung dan masih banyak lagi lainnnya.

Terpisah, juru bicara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya – Edward Anthony, Deni Ribowo menyatakan bahwa siapa pengganti Edward sebagai pendamping Adipati masih belum dibahas lantaran masih dalam suasa duka dan berkabung pasca meninggalnya Edward Anthony.

Deni Ribowo, SE. Foto Istimewa

Meski begitu, Deni menyatakan ada tim kecil yang mulai mendiskusikan siapa yang akan diajukan untuk mendampingi Adipati dalam pilkada Way Kanan 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami masih dalam suasana berdua dan berkabung. Sangat merasa kehilangan Bapak Edward Anthony. Jadi kami masih belum membahas pengganti beliau untuk berpasangan dengan Bapak Adipati maju di pilkada. Beliau (Adipati, Red) posisinya juga masih berduka, karena baginya Pak Edward adalah sosok rekan, sahabat, guru dan orang tua yang selalu membimbing. Jadi beliau sangat kehilangan, belum membahas penggantinya,” kata Deni kepada radarcom.id.

Meski begitu, sambung Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Lampung itu, ada tim kecil yang mulai mendiskusikan siapa yang akan diajukan mendampingi Adipati.

“Secara resmi belum, tetapi tim kecil mulai mendiskusikan siapa yang tepat untuk diajukan nanti. Sebab, ini kan nanti kita akan mengulang dari awal lagi untuk bersama berkolaborasi dalam pilkada,” tutur owner dari DRB Records Music itu.

Diketahui, Edward Anthony yang berpasangan dengan Raden Adipati Surya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUDAM Bandar Lampung. Edward sebelumnya dikabarkan menderita positif Covid-19. (rci/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *