Jelang Musda Golkar Pringsewu Kandidat Mulai Menghangat

  • Whatsapp

radarcom.id – Jelang pelaksanaan musda DPD II Partai Golkar yang rencananya akan di gelar 24 Agustus, tokoh partai mulai terang-terangan siap maju untuk memimpin partai berlambang pohon beringin, lima tahun kedepan.

Ketua DPD II Partai Golkar Pringsewu Suherman, secara tegas siap maju kembali untuk ikut dalam pemilihan ketua dalam musda tersebut.

Bacaan Lainnya

Pernyataan itu di sampaikan Suherman, saat di temui di rumahnya, Pekon Sukamulya, Kecamatan Banyumas, Kamis (13/8/2020).

Dia menyatakan akan maju kembali, tetapi tentu dengan syarat jika didukung 30 persen dari 12 hak pilih di DPD II.

Bahkan Suhrman juga mempersilahkan siapa saja kader partai Golkar bisa maju asalkan sesuai dengan AD dan ART Partai Golkar.

Menurutnya dai 12 suara yang memiliki hak pilih terdiri dari: suara pimpinan krcamatan (PK m), suara dari unsur DPD I Partai Golkar Provinsi, organisasi sayap yang didirikan dan mendirikan, AMPG dan KPPG. “Jumlahnya seluruhnya 12 suara hak memilih dan di pilih,” ubgkapnya.

Dia menambahkan plksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Pringsewu merupakan perintah DPP setelah selesai pelaksanaan Musda DPD I Partai Golkar beberapa waktu lalu. Bahkan DPP meberi waktu pada bulan Agustus ini harus tuntas.

Untuk menyukseskan Musda tersebut, DPD II sudah membentuk panitia pelaksana serta pembentukan OC dan SC. Lalu panitia melaporkan ke DPD I terkait waktu pelaksanaan yang awalnya tanggal 22 Agustus, tetapi DPD I menentukan musda di laksanakan pada 24 Agustus mendatang. Pelaksanaan Musda saat ini masih mendahulukan kabupaten yang akan menggelar Pilkada, setelah itu baru kabupaten yang tidak menggelar pilkada seperti Pringsewu.

Suhrman mngakui saat ini jajaran panitia masih terus mematangkan rencana pelaksanaan Musda seperti lokasi dan anggaran. Dia menabahkan Partai Golkar adalah partai besar sehingga segala kegiatan apapaun berdasarkan musyawarah mufakat, dan tidak ada pihak di luar partai yang bisa campur tangan.

Selama lima tahun memimpin Partai Golkar Pringsewu, menurut Suherman, sejauh ini organisasi yang di pimoinnya bisa mentaati aturan.

Suherman menjelaskan selama menjadi ketua telah banyak yang di lakukan demi kebesaran partai: Struktur kepengurusan partai telah terbentuk mulai pimpina desa (pimdes), pimpinan kecamatan (PK) hingga DPD II (tingkat kabupaten).

Sejauh ini kata Suherman kosolidasi juga suda berjalan. Bahkan puncaknya dalam pemilu 2019 lalu telah mengantarkan tujuh irang kadernya menjadi anggota DPRD Pringsewu, sehingga mengantarkan Partai Golkar menjadi pimpinan dewan (ketua). “Bahkan memiliki kursi terbanyak partai Golkar di tingkat DPRD kabupaten,” ungkapnya.

Kemudian pada Pilgub lalu, Pringsewu juga menjadi pemenang keempat dari 15 kabupaten/kota.

Menurutnya, besarnya partai Golkar tentu tidak terlepas dari kekompakan seluruh anggota. Jadi dengan perolehan tujuh kursi bukan datang tiba tiba, tetapi butuh perencanaan dan program kerja. (hin/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *