Berita Utama Keluarga Pasien Dihipnotis di RS Urip Sumoharjo, Sayangkan CCTV yang Rusak

Keluarga Pasien Dihipnotis di RS Urip Sumoharjo, Sayangkan CCTV yang Rusak

Ce' Ya (65) korban hipnotis di RS Urip Sumoharjo. Foto Istimewa
Ce' Ya (65) korban hipnotis di RS Urip Sumoharjo. Foto Istimewa

radarcom.id – Aksi kejahatan modus hipnotis terjadi di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandarlampung. Korbannya adalah Ce’ Ya (65) warga Jl. Tamin Gg. Hi. Syafei, Keluarahan Kelapa Tiga, Bandar Lampung di ruang tunggu USG RS Urip Sumoharjo, Kamis (25/6) siang. Akibatnya, cincin emas dan Handphone milik korban raib dibawa pelaku hipnotis.

Ismail Zulkarnain, SH, yang merupakan keponakan korban mengatakan kronologis kasus hipnotis ini terjadi saat korban mengantarkan kakaknya untuk melakukan operasi penyakit Prostat di RS Urip, Kamis siang.

BACA  Warga Mesuji Serahkan 137 Senjata Api Rakitan ke Polisi

“Bibi saya mengantarkan ayah saya yang akan operasi karena sakit Prostat di Ruang USG RS Urip. Saat itu bibi saya duduk menunggu. Namun, dia dihampiri seorang pria paruh baya dan memberikan Alquran Stambul. Kemudian bibi saya tak sadar dan terkena hipnotis, pelaku mengambil cincin emas dan HP-nya. Kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta,” kata Ismail kepada radarcom.id, Kamis (25/6).

BACA  TMMD 108, Pelebaran dan Pengerasan Jalan, Bangun Jembatan hingga Bedah Rumah Warga

 

Yang bikin kaget, sambung Ismail, saat pihak keluarga mengetahui korban dihipnotis lalu menanyakan ke pihak manajemen RS Urip. Alangkah kagetnya, ternyata CCTV RS Urip di lokasi tersebut sedang rusak.

“Kita datangi securiti rumah sakit minta CCTV untuk dilihat. Ternyata CCTV-nya rusak. Bagaimana bisa, masak rumah sakit sebesar RS Urip CCTV-nya rusak. Dan saya dengar kejadian hipnotis di Rumah Sakit Urip sering terjadi. Rumah sakit besar kok CCTV-nya bisa rusak. Ini harusnya menjadi perhatian dari pihak keamanan rumah sakit setempat,” kata Ismail.

BACA  Mari Lestarikan (FauziPedia)

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan pihak RS Urip belum memberikan keterangan terkait kejadian ini. (rci/rci)

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini