Berita Utama Dua Orang Meninggal Akibat Puting Beliung di Tulangbawang

Dua Orang Meninggal Akibat Puting Beliung di Tulangbawang

Angin puting beliung merusak rumah warga di Tulangbawang (ANTARA/HO)

radarcom.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung menginformasikan dua orang meninggal dunia akibat bencana angin puting beliung yang menghantam empat kampung di kabupaten setempat.

“Atas peristiwa tersebut terdata korban meninggal dunia berjumlah 2 orang, luka berat 5 orang, luka ringan 1 orang, rumah rusak berat 66, rumah rusak ringan 179 dan 1 ekor sapi mati,” ujar Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tulangbawang, Apridawati, saat dihubungi dari Bandarlampung, Rabu (20/5) dikutip Antara.

BACA  PKS: Pansus BBM, Perlu Segera Dibentuk

Ia menjelaskan empat kampung yang terkena dampak bencana alam angin puting beliung itu adalah Kampung Tri Mulya Jaya Kecamatan Banjar Agung , Kampung Tri Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung, Kampung Purwa Jaya Kecamatan Banjar Margo dan Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya kecamatan Banjar Agung.
Selanjutnya, Kampung Tri Tunggal Jaya, angin puting beliung itu mengakibatkan 35 rumah rusak berat, dan 123 rumah rusak ringan, 1 warga mengalami luka berat, 1 luka ringan, dan 1 orang meninggal dunia atas nama Sumiati (75).

BACA  ACT Lampung Gulirkan Program Sahabat UMI

Kemudian, di Kampung Dwi Tunggal Jaya, 19 rumah rusak berat, 34 rumah rusak ringan, 1 ekor sapi mati, sementara untuk warga 1 orang mengalami luka berat.

Sementara di Kampung Tri Mulya Jaya kecamatan Banjar Agung bencana ini menyebabkan 1 rumah rusak Berat, 3 warga mengalami luka berat dan 1 orang petani meninggal dunia atas nama Kasiem (38), sedangkan di Kampung Purwa Jaya Kecamatan Banjar Margo, 11 rumah rusak berat, 22 rumah rusak ringan.

BACA  Tak Akan Pakai USB-C, Tahun Depan iPhone Akan 'Portless'

Pihaknya, malam ini telah mendirikan posko pengungsian serta memberikan bantuan sementara seperti selimut, tikar dan keperluan lainnya bagi warga terdampak bencana alam ini. (ant/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini