Berita Utama Nurhasanah Optimistis AJB Bumiputera Bangkit dan Jaya Kembali

Nurhasanah Optimistis AJB Bumiputera Bangkit dan Jaya Kembali

Hj. Nurhasah, SH, MH, berikan sambutan pada HUT ke 108 AJB Bumiputera 1912, Rabu (12/2). Foto Istimewa

radarcom.id – Hari ini, AJB Bumiputera 1912 memperingati HUT ke-108 tahun. Harapannya Bumiputera bisa bangkit dan kembali jaya.

Ketua Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJB Bumiputera 1912 Hj. Nurhasanah, SH, MH, mengatakan harapannya.

“Harapan saya HUT ke 108 AJB Bumiputera 1912 adalah Bumiputera bisa Bangkit dan Jaya kembali menjadi Asuransi terdepan di Indonesia. Asas daripada Asuransi Bumiputera adalah kebersamaan untuk mengangkat derajad ekonomi Bangsa. Kami berharap manajemen dalam hal ini Komisaris dan Direksi serta seluruh karyawan untuk dapat bekerja keras meningkatkan kekompakan. Solid dan kompetitif serta selalu berfikir positif,” terangnya kepada radarcom.id, Rabu (12/2).

Selaku Ketua Badan Perwakilan Anggota (BPA), lanjutnya, dia juga berharap agar pelayanan yang prima terhadap semua nasabah.

“Dan saya yakin Bumiputera kedepan akan lebih baik. Bumiputera adalah peninggalan Sejarah dan Aset Bangsa yg harus kita jaga dan pertahankan. Dirgahayu AJB bumiputera 1912 ke 108. Bumiputera Bangkit menuju Era Baru,” tuturnya.

Diketahui, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera memperingati HUT ke-108 tahun di Hotel Bumi Wiyata Depok, Rabu (12/2). Pada HUT ke-108 AJB Bumiputera mengambil tema “Bumiputera Bangkit Menuju Era Baru”.

Acara diantaranya dihadiri Ketua Badan Perwakilan Anggota (BPA) Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 Hj. Nurhasanah, SH, MH, dan Komisaris Independepen AJB BP 1912 Drs. H. Zainal Abidin, MM.

Zainal Abidinmengatakan pada HUT ke-108 tahun ini harapannya agar terwujud cita-cita Bumiputra yakni memajukan dan mensejahterakan masyarakat dan bangsa.

“Harapannya semangat kebersamaan dan semangat mempertahankan mutu¬† sebagaimana cita-cita Bumiputera dalam rangka memajukan dan mensejahterakan masyarakat dan bangsa. Cita-cita ini sangat luhur yang dilahirkan oleh 3 guru pada masa yang sangat memprihatinkan. Karena pada saat itu bangsa Indonesia masih dalam kesulitan dan dijajah oleh bangsa lain,” terang mantan Bupati Lampung Utara itu.

Lanjut Zainal Abidin, pada masa perjuangan itu ada yang berjuang dengan bambu runcing di medan perang. “Dan 3 guru sebagai pendiri Bumiputera berjuang mencerdaskan anak bangsa dengan kemandirian ekonomi melalui AJB Bumiputera,” tandasnya. (rci/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini