Berita Utama BKN Siapkan Alat Pendeteksi Jimat untuk Peserta CPNS

BKN Siapkan Alat Pendeteksi Jimat untuk Peserta CPNS

CPNS. © 2018 liputan6.com
CPNS. © 2018 liputan6.com

radarcom.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan alat pendeteksi logam maupun benda asing termasuk jimat untuk seluruh peserta pelatihan pegawai negeri sipil (CPNS). Langkah ini dilakukan untuk membantah pembelian sebelum mengikuti ujian kompetensi dasar (SKD) di Balai Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

 

Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Imas Sukmariah mengatakan, seluruh peserta akan menggunakan manual atau menggunakan alat canggih yang bisa memfasilitasi barang termasuk jimat.

 

“Kita sudah memeriksa semua, tidak ada yang masuk dengan alat apa pun, termasuk jimat yang akan diterima,” kata Imas dilansir Antara, Sabtu (1/2).

 

Dia menuturkan, seluruh peserta dari pemerintah kota dan kabupaten di Priangan Timur yaitu Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran mengikuti pelaksanaan SKD CPNS di Kota Tasimalaya.

 

Pelaksanaan tes itu, kata dia, menggunakan sistem tes berbantuan komputer (CAT) yang tidak akan ada potensi kecurangan atau memanipulasi data. Sesuai dengan kebutuhan para peserta.

 

Peserta, lanjut dia, jangan memercayai pihak tertentu yang menjanjikan mampu meloloskan undangan pemilihan tersebut karena akan merugikan diri sendiri.

“Jangan percaya oknum yang menjanjikan kelulusan, potensi kecurangan tidak ada pada sistem ini,” katanyadikutip merdeka.com.

 

Dia mengungkapkan, sistem komputerisasi itu transparan, akuntabel dan dapat dipercaya. Soal ujian juga dibuat oleh 18 konsorsium perguruan tinggi yang sudah teruji oleh Lembaga Sandi Negara.

 

Peserta, lanjut dia, hanya perlu belajar dengan baik, dan belajar untuk mendapatkan hasil yang baik dan bisa masuk peringkat tinggi agar bisa lolos dari hasil selanjutnya.

“Para peserta tes yang mencapai nilai bagus nanti diacak dilakukan sistem dilakukan perangkingan yang diambil yang terbaik,” katanya.

 

Sementara itu, peserta CPNS yang akan mengikuti tes di Kota Tasimalaya berjumlah 51.875 orang dari pemerintah wilayah Priangan Timur yang digelar secara bertahap mulai 1 hingga 27 Februari 2020. (mdk/rci)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini