Berita Utama Sabu Dalam Bola Tenis Dilempar ke Lapas, Ini Langkah Polisi

Sabu Dalam Bola Tenis Dilempar ke Lapas, Ini Langkah Polisi

Foto Humas Polres Tanggamus

radarcom.id – Aksi penyelundupan narkoba ke Lapas kian beragam. Salah satu caranya terungkap dengan mengisi bola tenis yang diisi paket sabu lalu dilempar ke Lapas Kelas IIB Kotaagung, Tanggamus, Sabtu (25/1).

Atas ditemukannya penyelundupan Narkoba Sabu ke dalam Lapas kelas II B Kota Agung. Satresnarkoba Polres Tanggamus bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Hal itu dikatakan Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan, SH, itu dilakukan setelah pihaknya menerima informasi pihak Lapas.

“Kami sudah mendatangi TKP, meminta keterangan saksi-saksi. Dan melakukan penyelidikan terhadap orang yang menyelundupkan Narkoba melalui media bola tenis tersebut,” kata AKP Hendra Gunawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM., Sabtu (25/1/20) malam.

BACA  AXIS Pop Up Campus, Bekali Mahasiswa Lampung Bersiap Memasuki Dunia Kerja

Lanjutnya, barang bukti yang diamankan berupa 1 buah bola tenis/kasti warna hijau yang berisikan 3 plastik klip berisi Narkotika Gol I jenis Shabu dan 16 plastik klip kosong.

“Untuk sabu berat brutto 19,3 gram. Telah diamankan di Polres Tanggamus,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya anggota regu pengamanan pos menara Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Agung menemukan sebuah bola tenis berisi bungkusan serbuk putih diduga Sabu sebanyak dua bungkus plastik klip sedang dan satu bungkus plastik klip kecil berisi sabu, serta 17 plastik klip kecil kosong pada Hari Sabtu (25/1) pukul 12.45 WIB.

Dikatakan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kotaagung Ariyan Adibowo, bola tenis berwarna hijau muda tersebut terlihat oleh petugas menara saat di lempar.

BACA  Gubernur Arinal dan Ketua DPD RI La Nyalla Jadi Saksi Akad Nikah Jihan-Arya

Lalu, karena curiga, petugas langsung mencari sumber yang melepar dan terlihat dari atas menara ada seorang pengendara motor jenis metik warna hitam, pengendara menggunakan jaket jeans dan memakai helm warna pink dipenuhi tempelan berstiker, sehingga wajahnya tidak terlihat dari atas menara.

“Seketika itu juga petugas menegur pengendara dari atas menara “mas ngapain?” Di jawab pengendara itu “buang sampah” dan langsung kabur saat itu juga,” kata Adiyan.

Menurut Adiyan, karena petugas menara sangat curiga lalu petugas menara langsung lapor kepala rupam melalui HT, selanjutnya petugas pengamanan langsung meluncur ke lokasi jatuhnya bola tersebut.

BACA  Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Unila Ajak Satukan Energi untuk Kedaulatan Energi

“Dari rupam laporan ke saya dan selanjutnya saya laporkan ke Kalapas Kotaagung Beni Nurrahman,” ujarnya.

Sebagai Kalapas Beni Nurahman yang baru menjabat sebagai Kalapas 13 hari itu kemudian langsung melaporkan kejadian kepada Kakanwil Kemenkumham Lampung Nofli dan Kadivpas Kanwil kemenkumhan Lampung Edi Kurniadi.

Nofli selaku Kakanwil dan Edi Kurniadi selaku Kadivpas kanwil Kemenkumham Lampung kemudian mengintruksikan untuk menindaklanjuti dan segera melaporkan kejadian kepada Kasat Narkoba Polres Tanggamus.

Indikasi sementara barang tersebut diduga Narkoba untuk warga binaan di dalam Lapas Kotaagung, namun sampai saat ini belum ada petunjuk siapa yang akan menerimanya. (hms/rci)

Sumber: Polres Tanggamus

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini