Berita Utama Rycko Menoza Tak Sungkan Dorong Angkot Mogok, Bertekad Benahi Transportasi Umum Bandar...

Rycko Menoza Tak Sungkan Dorong Angkot Mogok, Bertekad Benahi Transportasi Umum Bandar Lampung

Rycko Menoza saat mencoba menaiki angkot dan mendengar keluhan sopir angkot. Rycko dibantu beberapa rekannya tak sungkan mendorong angkot yang mogok. Foto Istimewa

radarcom.id – Niat H. Rycko Menoza SZP, MBA, untuk membangun Kota Bandar Lampung lebih Bersih, Aman, Religius, Unggul menuju kota Metropolitan yang maju dan modern tidaklah main-main. Mantan Bupati Lampung Selatan itu salah satunya bertekad akan membenahi transportasi umum di Kota Tapis Berseri.

Dalam sebuah video viral, bahkan Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Lampung itu tampak langsung mendengar keluhan masyarakat bawah. Diantaranya sopir angkutan kota (angkot) di Bandar Lampung.

Rycko saat mencoba sebuah angkot di kawasan Pahoman mengaku kaget dengan penghasilan sopir angkot yang kian turun drastis. Belum lagi, armada angkot yang sudah tidak lagi memadai. Praktis, nasib angkot dan para sopirnya kini semakin terpinggirkan.

BACA  Ririn Kuswantari Sosialisasi Perda 13/2017
Rycko saat mendorong angkot. Foto Istimewa

“Ya benar, kemarin saya sempat mencoba naik angkot. Kasihan sekali nasib para sopirnya saat ini. Selain penumpang yang tak menentu karena sudah kalah dengan transportasi online, kondisinya juga seperti tak terurus. Dibiarkab saja tak ada penataan,” kata Rycko, Senin (20/1).

Dalam sehari, kata Rycko, dia mendengar langsung penghasilan sopir angkot di Bandar Lampung kadang hanya Rp50 ribu. Belun dipotong setoran.

“Miris dengarnya, penghasilan kalau sepi hanya Rp50 ribu itu saja belum untuk setoran. Bayangkan berapa yang dibawa untuk nafkah keluarganya,” ujar Rycko.

BACA  Wabup Fauzi Sebut PTSL Program Presiden Jokowi Harus Disambut untuk Bantu Masyarakat

Yang menarik, dalam tayangan video tersebut saat Rycko mencoba menaiki angkot warna hijau jurusan Pahoman, angkotnya mogok. Namun tanpa disangka, Rycko bukan berdiam diri atau pindah kendaraan, tapi dia justru mau mendorong angkot mogok tersebut bersama beberapa rekannya. Padahal bisa saja Rycko berpindah ke transportasi lain. Namun dia memilih ikut mendorong angkot tersebut hingga mesinnya hidup kembali.

“Tekad saya, Bandar Lampung ke depan harus dibangun dari sisi sistem transportasi umumnya agar baik. Saya menggagas ada monorail untuk transportasi massal yang ringan dan murah. Dari pintu masuk Bandar Lampung menyambung hingga Bandara Raden Intan. Lalu, di dalam kotanya juga ada Bus Rapid Transit (BRT) yang melayani penjmpang jarak menengah dalam kota. Nah, baru disambung dengan Angkot yang dibenahi armadanya agar nyaman, melayani rute-rute ke permukiman. Jadi angkot ini bisa tetap hidup, membuka lapangan kerja dan menjadi aset transportasi umum,” ungkapnya.

BACA  Delapan Pilkada 2020 di Lampung Kategori Rawan Sedang

Rycko berkeyakinan Kota Metropolitan Bandarlampung yang modern dan maju akan ditandai dengan masyarakatnya yang sudsh menggunakan fasilitas umum termasuk transportasinya.

“Kalau kota Metropolitan itu salah satu tandanya semakin banyak masyarakat yang gunakan fasilitas umum termasuk transportasi umumnya yang aman, nyaman dan cepat,” pungkasnya. (rci/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini