Berita Utama Presiden JPK: Yusna Adia Jaksa Berintegritas, Tak Perlu Diragukan Lagi

Presiden JPK: Yusna Adia Jaksa Berintegritas, Tak Perlu Diragukan Lagi

Dr. Ery Setyanegara, SE, SH, MH. Foto Istimewa

radarcom.id – Presiden NGO Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) Dr. Ery Setyanegara SE, SH, MH, menegaskan adalah tidak benar  nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bandar Lampung Yusna Adia disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan suap di Dinas PUPR Lampura yang menyeret Bupati Agung Ilmu Mangkunegara.

 

Menurut Ery, dia mengenal betul karakter dan kepribadian Yusna Adia yakni sosok yang berintegritas dan juga konsen dalam pemberantasan korupsi.

 

“Dia sosok yang saya kenal berintegritas. Jadi tidak perlu diragukan lagi soal integritasnya dan semangatnya dalam pemberantasan korupsi. Terbukti, dia juga merupakan salah satu jaksa yang berprestasi. Dengan meraih Penghargaan dari Jaksa Agung kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) terbaik pada 2011. Saat itu Yusna meraih Terbaik II saat menjabat Kasi Uheksi pada Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Lampung dengan nilai 79,89. Juga pernah bertugas di bagian Tipikor di Kejaksaan Tinggi Lampung,” tegasnya.

BACA  Tahun Ini, Pelayanan SIM di Polres Pringsewu Ditargetkan Terealisasi

Untuk itu, Ery yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Indonesia Setyanegara (LABHI-SN) yang juga pernah menjadi bakal calon Pimpinan KPK RI 2014 dan 2018 itu berharap Yusna tetap teguh dan menyatakan kebenaran bahwa dirinya memang tidak terlibat dan menerima uang dalam kasus Bupati Lampura itu.

“Ya kemarin dia sudah sampaikan dengan bersumpah tak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dalam kaitan kasus di Lampura itu. Jadi kalau kita benar nggak perlu gentar,” tandasnya.

BACA  Rycko : 'Bandar Lampung Baru' Bidang Keagamaan Akan Menjadi Salah Satu Prioritas

Sebelumnya, Kajari Bandarlampung Yusna Adia membantah telah menerima uang sebesar Rp1 miliar terkait dana pengamanan proyek di Dinas PUPR Lampung Utara.

Yusna membantah jika pernah menerima uang dari Kepala Dinas (Kadis) PUPR Lampung Utara, Syahbudin, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga PUPR Lampung Utara, Fria Afis Pratama.

“Terserah lah ya orang mau bicara apa, karena saya statement apapun kalian entah percaya atau enggak. Saya nggak mau banyak bicara, saya demi Allah demi Rasullulah enggak (nerima). Tapi monggo-lah orang bicara apa,” bantahnya saat ditemui di ruangannya, Senin (13/1) seperti dikutip kumparan.com.

BACA  Bos Baru Garuda Indonesia Tolak Kartel Harga Tiket Pesawat

Yusna justru mengatakan jika pernah mengembalikan sejumlah uang ke negara atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Lampung Utara.

“Saya kan jabat Kajari itu 2016-2017, bisa ditanya pada saat di Lampung Utara ini saya justru mengembalikan temuan BPK itu Rp1 milar lebih,” ungkapnya.

Disinggung apakah akan melakukan penggugatan soal keterangan Fria dalam persidangan tersebut, Yusna tak dapat memastikan.

“Saya kan nggak tahu ceritanya juga, awal mulanya nggak tahu dan nggak pernah dikonfirmasi apa-apa,” tandasnya. (rls/rci)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini