Sastra “Purnama Retak” Dibedah di PKOR Wayhalim

“Purnama Retak” Dibedah di PKOR Wayhalim

radarcom.id – Novel “Purnama Retak” karya Subhi Abdillah dibedah, Minggu (15/12) pukul 16.00.

Bedah roman ini dilaksanakan di Teater Terbuka PKOR Wayhalim, Bandarlampung.

Diskusi roman yang bercerita masa rezim Soeharto jelang pergerakan reformasi itu, menghadirkan penulisnya, Subhi Abdillah, dan sastrawan Lampung Isbedy Stiawan ZS.

Faisol Mursaid, pelaksana diskusi, menjelaskan novel setebal 519 halaman itu mengisahkan kelonpok diskusi mahasiswa di era Orde Baru.

“Ini roman politik dan sosial,” katanya, Sabtu (14/12).

Penulis beberapa buku ini, Tri Shubhi Abdillah Assiroji, lahir di Bandung, 28 Dzulhijjah 1405/14 September 1985.

Ia pernah menjadi Ketua Komisariat HMI FIB-UI di tahun 2006.

Lalu mendirikan kelompok diskusi Komunitas NuuN, dengan moto “Menafsir Indonesia menyambung peradaban”.

Dalam perjalanannya, Subhi sempat menjabat Sekertaris Program INSISTS (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations), dan di tahun 2017 mendirikan NuuN.id sebagai Portal Berita Kebudayaan Islam dan Indonesia.

Sebelumnya, ia telah menulis “Sepatu Baru untuk Marilyn” (Harian Umum Republika), “Perawan Sunyi” (Majalah Islam Sabili). (rls)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini