Berita Utama Tangani 11 Pekon Tertinggal Menjadi Pekon Berkembang di Pringsewu

Tangani 11 Pekon Tertinggal Menjadi Pekon Berkembang di Pringsewu

Foto Istimewa

radarcom.id – Sebanyak 11 pekon di Kecamatan Pardasuka dan Pagelaran Utara masuk kategori Desa Tertinggal di Kabupaten Pringsewu.

Kesebelas pekon tersebut, masing-masing yakni di Kecamatan Pardasuka, ada 8 pekon,  terdiri dari Pekon Pardasuka Timur, Pardasuka Selatan, Tanjung Rusia, Tanjung Rusia Timur, Suka Negeri, Rantau Tijang, Kedaung, dan Selapan.

Sedangkan di Kecamatan Pagelaran Utara, ada 3 pekon,  yakni Way Kunyir, Kamilin, dan Gunung Raya.

Hal tersebut terungkap pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pencapaian Matrix Percepatan Index Desa Membangun bersama Pekon dan OPD terkait Kabupaten Pringsewu Tahun 2019  yang digelar di Aula Utama Sekretariat Daerah setempat, Kamis (12/12/19), sebagaimana disampaikan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu Malian Ayub.

BACA  Antisipasi Bencana Banjir, Ini yang Dilakukan Polres Tanggamus

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi, didampingi Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Zulfuad Zahari dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Malian Ayub, serta diikuti sejumlah kepala OPD terkait dan camat serta kepala pekon.

BACA  Relawan UAR Pringsewu Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai

Rakor tersebut membahas terkait kekurangan-kekurangan dan kelemahan yang masih ada di 11 pekon tertinggal tersebut, serta langkah-langkah dan kebijakan yang telah dilaksanakan oleh OPD dan camat dalam meningkatkan status 11 pekon tertinggal menjadi pekon berkembang dan maju.

Selain itu, langkah kebijakan yang telah dan akan diambil OPD dan camat dalam meningkatkan status 5 Pekon Maju menjadi Pekon Mandiri, disamping peran serta Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa dalam peningkatan status pekon di Kabupaten Pringsewu juga turut dibahas.

BACA  Acara Siger Mob 2020, Wagub Nunik Beri Ruang Musisi Lampung Berkiprah

Bupati Pringsewu H.Sujadi meminta seluruh pihak terkait untuk serius menindaklanjuti permasalahan tersebut, meminta kepala OPD dapat menghadiri secara langsung pada rakor selanjutnya. Begitupun dengan kepala pekon yang wilayahnya masuk kategori desa tertinggal, harus hadir jika ingin permasalahan di pekon yang dipimpinnya ingin diselesaikan.

“Saya meminta ada progresnya dan disampaikan kepada kami,” pintanya. (hin/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini