Berita Utama Mobile Coke Tour CCAI Mengunjungi Kaltim untuk Berbagi Semangat

Mobile Coke Tour CCAI Mengunjungi Kaltim untuk Berbagi Semangat

Foto Istimewa

radarcom.id – Coca-Cola Amatil Indonesia berbagi inspirasi dan semangat bersama Aliansi Jurnalis Independen di 4 lokasi sekolah / kampus di Balikpapan Kalimantan Timur. Masing masing 14 November di SMKN 6 dan 16 November 2019 di Politeknik Balikpapan, Institut Teknologi Kalimantan dan kunjungan berakhir di Kampus Universitas Balikpapan.

Hadir sebagai narasumber dalam Mobile Coke Tour kali ini Novi Abdi Praktisi Jurnalis dan Pengurus Aliansi Jurnalis Independen Balikpapan dan Yayan Sopian CA Regional Manager Amatil Indonesia.

BACA  Ratusan Massa Turun ke Jalan Tuntut Pembebasan Al Aqsa

Dalam kesempatan ini Novi Abdi mengajak anak muda lebih bijak untuk menggunakan kesempatan interaksi melalui media sosialnya. Kemajuan teknologi dalam genggaman jika saja tidak disikapi dengan positif akan merusak tatanan keberagaman. Diakhir presentasinya Novi mengingatkan jangan bikin hoax.

Inisiatif gelaran Mobile Coke Tour CCAI di Kalimantan Timur mendapat tanggapan positif dari Wakil Rektor 3 Universitas Balikpapan Imam Ary Wibowo SU, SE, MSi. Dalam sambutan pembukanya Imam menyampaikan pentingnya berfikiran positif dikalangan mahasiswa dan generasi muda kita di Balikpapan dalam mengahadapi perubahan di era revolusi industri 4.0.

BACA  Ketua DPD RI Kunjungan ke Lampung, Ini Sejumlah Agenda Pentingnya

Tuntutan kita harus memiliki kemampuan berkolaborasi, terbuka terhadap perubahan, berani mencoba hal baru dan tidak takut gagal. Menurutnya, kita harus mempersiapkan diri karena kedepan Balikpapan setidaknya menjadi penyangga ibukota yang akan dikunjungi lebih banyak pendatang dari berbagai penjuru negeri bahkan mancanegara.

BACA  Maju Pilwakot Bandarlampung, Rycko Didukung Milenial Karena Mumpuni dan Berpengalaman

Sementara Yayan Sopian dalam siaran persnya menyambut positif semangat generasi muda di Kalimantan Timur yang terus meningkatkan semangat dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan perubahan era revolusi industri 4.0. (rls/Iis)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini