Berita Utama Hj. Mastuah Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Pringsewu

Hj. Mastuah Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Pringsewu

Hj. Mastuah, A.Md.Keb. Foto Istimewa

radarcom.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Hj. Mastuah, AMd.Kep., tampak ceria usai dikukuhkan dan dilantik sebagai wakil ketua definitif periode 2019–2024.

Hj. Mastuah menjadi satu-satunya wakil ketua dewan perempuan pertama sejak Pringsewu memisahkan diri dari Kabupaten Tanggamus. Sejak memisahkan diri dari kabupaten Induk, sudah tiga kali pemilu: 2009, 2014 dan 2019.

Pada Pemilu 2009 Hj. Mastuah terpilih menjadi anggota DPRD Tanggamus, kemudian dengan pengisian anggota dewan Pringsewu di awal otonomi Pringsewu, Hj. Mastuah menjadi anggota dewan Kabupaten Pringsewu.

Foto Istimewa

Pada Pemilu 2014, Mastuah kembali terpilih untuk yang kedua kalinya, dan Pemilu 2019, juga terpilih untuk yang ketiga kalinya. Mastuah mengaku bersyukur karena masyarakat masih memilihnya.

Berdasarkan pantaun pimpina dewan sudah dua periode lalu mulai hasil Pemilu 2009-2014 dan Pemilu 2014-2019 belum pernah pimpinan dewan dari wilayah Selatan (Dapil Ambarawa dan Pardasuka). Saat ini dapil tersebut telah muncul dari hasil Pemilu 2019, yaitu Hj. Mastuah. Sebelumnya Ketua Dewan almarhum Ilyasa, dan wakil ketua Styono berasal dari Dapil Gadingrejo, sedangkan Sagang Nainggolan dari Dapil Sukoharjo dan Adiluwih.

Foto Istimewa

Hj. Mastuah menyatakan DPRD Pringsewu, keterwakilan perempuan di DPRD Pringsewu periode 2019-2024 sudah mencapai 30 persen, dari 40 anggota dewan, 12 anggota adalah perempuan. Bahkan katanya bukan hanya keterwakilan perempuan tetapi keterwakilan unsur pimpinan dewan.

BACA  Bustami Zainudin: Judo Siap Harumkan Nama Lampung di PON 2020 Papua

Dengan rasa suka cita, Hj. Mastuah yang di percaya DPP PKB untuk menjadi wakil Ketua DPRD lima tahun kedepan, mengaku akan berusaha memperkuat posisi tawar DPRD. Artinya, kata dia dengan jabatan wakil ketua, pihaknya akan berusaha menjalin kemitraan yang konstruktif dengan pemerintah.

Foto Istimewa

Usai dilantik Hj. Mastuah menyatakan akan bekerjasama dengan pemerintah untuk mempercepat program pembangunan:  Pertama Bidang Pendidikan. Kabupaten Pringsewu saat ini sudah banyak kampus-kampus swasta dan ini membuktikan bahwa iklim pendidikan di Pringsewu cukup baik. Kedepan pihaknya akan mendorong peningkatan kualitas akademik sehingga lulusan kampus Pringsewu bisa memiliki nilai tawar tinggi. Bahkan pihaknya juga mengapresiasi terbitnya UU tentang Pesantren sehingga tamatan pesantren sudah di nilai sejajar dengan pendidikan umum dan tidak perlu menginduk ke sekolah umum.

Poin kedua adalah bidang Kesehatan. Bahwa di Pringsewu saat ini selain memiliki RSU Pemerintah, juga ada beberapa RS Swasta yang cukup baik dan sampai saat ini sudah menjadi rumah sakit tujuan dari masyarakat luar Pringsewu: Pesawaran, Lampung Tengah, Tanggamus, Pesisir Barat bahkan Lampung Barat. Kedepan kata Hj. Mastuah akan terus mendorong agar bukan hanya rumah sakit yang ditingkatkan kualitas pelayananya tetapi juga puskesmas-puskesmas di setiap kecamatan.

BACA  Pengusaha Pertanyakan Permohonan Ijin Pendirian SPBU di Pesisir Barat

Poin ketiga adalah akan mendorong pemerintah agar mendorong terwujudnya wisata alam. Pringsewu memang tidak punya laut, tetapi Pringsewu memiliki alam yang indah dan jika dikelola dengan maksimal akan menjadi tujuan wisata bagi masyarakat luar.

Hj. Mastuah mencontohkan air terjun di Pekon Selapan Pardasuka misalnya, sengan posisi di ketinggian pegunungan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mencintai alam. Dari ketinggian itu, wisatawan melihat wilayah Pringsewu secara keseluruhan. Jalan menuju ke Pekon Selapan juga sudah  mulai di bangun, tetapi kedepannya akan terus di dorong agar pemerintah mempercepat akses menuju lokasi wisata alam hingga puncak.

“Apalagi pemerintah dua tahun ini terus menganggarkan untuk infrastruktur jalan arah Selapan,” ungkapnya.

Kemudian lokasi menarik lainya adalah air terjun Way Spagasan di wilayah Kecamatan Pagelaran Utara, juga harus di kembangkan agar Pringsewu menjadi pusat tujuan wisata alam. Bahkan tidak lama lagi dengan selesainya pembangunan Bendungan Way Sekampung, Pringsewu akan menjadi daerah tujuan wisata air yang cukup besar.

“Disinilah peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masing-masing pekon bisa mengembangkan diri, sehingga potensi SDA bisa di jadikan tujuan wisata. Dan terakhir adalah akan mendorong peningkatan SDM melalui jalur pendidikan serta peningkatan ahlak melalui pendidikan pesantren,” pungkasnya. (hin/rci)

BACA  FPKS Minta PGN Serius Wujudkan Target 30 Juta Sambungan Gas

BIODATA
Nama : HJ. MASTU’AH, Amd.Kep.
TTL : Tanjung Rusia, 05-07- 1978
Alamat : Pekon  Pardasuka Selatan Kecamatan Pardasuka, Pringsewu. RT 001, RW 002, Pekon Pardasuka

Anggota DPRD 2014-2019.

PENGALAMAN ORGANISASI
1. Ketua PPKB Kabupaten Tanggamus 2008-2010
2. Ketua PPKB Kabupaten Pringsewu 2014-2019
3. Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pringsewu, Periodc 2010-2015
4. Sekretaris DPC PKB Kab.Pringsewu, Periode 2015-2020
5. Bendahara I Muslimat Kecamatan Pardasuka, Kab. Pringsewu 2012-2016
6. Bendahara II Muslimat Kecamatan Pardasuka, Kab. Pringsewu 2015-2020
7. Ketua Pengajian Desa/Pekon Pardasuka Selatan Kab. Pringsewu 2009-2014.
8. Ketua Pengajian Desa/Pekon Pardasuka Selatan Kab. Pringsewu 2014-2019
Wakil Ketua IIl Fatayat Cabang Kabupaten Pringsewu 2019-2024.

PENGALAMAN PEKERJAAN
1. Perawat RSUD Kalianda Lampung Sclatan Tahun 2000
2. Perawat Rumah Sakit Ashobirin, BSD Kota Tagerang Tahun 2000-2002.
3. Perawat Rumah Sakit Tarakan Kalimantan Timur 2003-2004.
1. Anggota DPRD Kab. Tanggamus Periode 2009-2014
Anggota Komisi 2
Badan Legislasi
Sekretaris Fraksi Gabungan

5. Anggota DPRD Kab. Pringsewu Periode (2009-2014)
Anggota Komisi I 2009-2014
Anggota BK, Badan Legislasi 2009-2014
Anggota Komisi I, Walkil Ketua Badan Kehormatan, Badan Legislasi
2012-2014
6. Anggota DPRD Periode 2014-2019
Anggota Komisi, Badan Anggaran 2014-2019
Anggota Kornisi IV, Badan Legislasi.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini