Berita Utama PGN Ajak Media Lampung Berkunjung ke Stakeholder di Bandung

PGN Ajak Media Lampung Berkunjung ke Stakeholder di Bandung

radarcom.id — PT Perusahaan Gas Negara (PGN) ajak awak media Lampung, termasuk radarcom.id, berkunjung satu dari sembilan gerai MCDonald’S di Jawa Barat,B  Sabtu (5/10/2019).

Sekretaris Perusahaan PT Gagas Energi, Febrilian Hindarto menjelaskan masuknya gas alam di Bandung sebagai wujud komitmen Pemkot dalam mewujudkan konsep smart city. Dengan begitu diperlukan energi berbasis ramah lingkungan. Salah satunya melalui gas bumi yang didistribusikan dalam bentuk CNG.

“Sejak 2015 pengguna CNG segmennya ada komersial pada 10 pelanggan, yaitu 9 gerai McDonald dan Tahu Susu Lembang dan transportasi yang mulai banyak digunakan, seperti 100 unit taksi dan 25 unit angkutan umum,” kata Bili didampingi Komunikasi Corporate PGN, Hadyaksa Utama dalam Media Gathering PGN Area Lampung di McDonald Soekarno-Hatta Bandung, Sabtu (5/10/2019).

BACA  Rumah Produksi Tahu Susu Lembang Utarakan CNG Lebih Hemat dan Efektif

Menurutnya, secara umum pelanggannya memilih gas alam sebagai bahan bakar atas dasar harga yang lebih murah. Sehingga, dari sisi bisnis bagi sektor komersil mendapatkan manfaat efisiensi biaya operasional perusahaan dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak dan gas elpiji.

BACA  Satu Satu...

“Jika dari kami membantu pemerintah mengurangi subsidi dan meningkatkan kemandirian energi,” ujarnya.

Asisten Manager McDonald Soekarno-Hatta Bandung, Nana Herdiana mengatakan perusahaan makanan siap saji itu sudah menggunakan CNG sejak dua tahun lalu dengan volume 2.500 meter kubik per bulan dengan peralihan dari gas elpiji. Penggantian bahan bakar itu atas melihat efisiensi biaya yang diberikan dan hasil pembakaran yang lebih bersih, ringan, dan aman.

“Bahkan penggunaan di McD ini tidak hanya satu cabang, tetapi secara bertahap sudah sembilan cabang McD di Bandung yang menggunakannya. Hasilnya kami sangat merasakan efisiensi biayanya dibanding elpiji. Beralihnya bahan bakar pun tidak merubah rasa masakan,” kata dia.

BACA  Terkena Rocket

Dia melanjutkan, secara operasional pun pengisian stasiun CNG lebih efektif. Sebab, hal itu hanya membutuhkan waktu 10 menit. Dibanding dengan gas elpiji yang penggantiannya memakan waktu hingga 30 menit.

“Dengan efisiensi dan efektifitasnya itu, gas alam seharusnya digunakan juga di usaha-usaha lainnya,” kata dia. (hen/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini