Bandar Lampung Kemah PKS Tingkatkan Nasionalisme

Kemah PKS Tingkatkan Nasionalisme

Kemah PKS di DPW, Kamis (3/10). Foto Istimewa

radarcom.id — Yel-yel: NKRI – Harga Mati, serempak bersahut-sahutan penuh ketegasan terdengar di Aula GSG Ragom Sejahtera, komplek kantor PKS Lampung, Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Kamis (3/10) malam.

Pasalnya, sekitar 200-an Kader PKS mengikuti acara pembukaan agenda Kembara atau Kemah Bakti Nusantara.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim menyampikan bahwa secara bergelombang, PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Lampung akan melakukan Kembara. Kembara berfungsi melatih kebugaran dan kekompakan sesama kader PKS.

BACA  Ada Joker di Antara Kita
Kekompakan, kebersamaan, soliditas. Foto Istimewa

“Insya Allah selama kita ikut Kembara, kita menyegarkan dan membugarkan fisik dan otak kita ditengah rutinitas pekerjaan kita masing-masing. Disamping itu, Kembara juga menguatkan kekompakan kita sebagai kader PKS,” kata Mufti Salim.

“Namun tentu yang lebih penting dari itu semua adalah bahwa Kembara menguatkan kembali nilai-nilai nasionalisme kita. Kemudian setelah selesai mengikuti Kembara, cinta kita pada NKRI semakin kuat, pemahaman kebangsaan kita semakin kokoh,” kata Mufti Salim lagi.

BACA  Terima Kenang-kenangan Tumbler FPKS, Wagub Chusnunia Berbinar

Santri yang pernah mondok di Ponpes Krapyak Yogya inipun berpesan bahwa karenanya, semakin kader-kader PKS cinta pada NKRI, maka outputnya adalah semakin kuat keinginan untuk berbakti dan berkontribusi untuk negara. “Salah satunya melalui rutin membayar pajak sebagai bentuk kontribusi kita kepada negara,” tutur Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia.

BACA  Pimpinan Definitif DPRD Kabupaten Pringsewu Dilantik dan Diambil Sumpah

Untuk diketahui tema dari Kembara yang berlangsung dari Kamis (3/10) hingga Ahad (6/10) adalah “Bakti untuk Negeri, Perkokoh Pancasila Jayakan NKRI”.

Bertempat di _Youth Camp_ Pesawaran, acara Kembara ini akan berkolaborasi dengan TNI dan Polda Lampung, khususnya terkait materi bela negara. (rls/Iis)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini