Berita Utama Erika Novalia Sani Tutup Panggung Penyair dan Juara Baca Puisi

Erika Novalia Sani Tutup Panggung Penyair dan Juara Baca Puisi

Sejumlah pengisi dan panitia Panggung Penyair dan Juara Baca Puisi. Foto Istimewa
Sejumlah pengisi dan panitia Panggung Penyair dan Juara Baca Puisi. Foto Istimewa

radarcom.id – Erika Novalia Sani, juara pembaca puisi Lampung, menutup Panggung Penyair dan Juara Baca Puisi di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, Jumat (20/9) malam.

Erika, politisi Nadem ini, membacakan puisi “Tanah Air Mata” karya Sutardji Calzoum Bachri.

Sebagai juara baca puisi semasa kuliah, Erika tetap prima dan memukau penonton yang kalangan seniman Lampung, penyair Maluku Roymon Lemosol, Fanny J. Poyk dan Fatin Hamama (Jakarta), Cristopan Deswansyah (juara baca puisi Peksiminas), penyair Agit Yogi Subandi, Mintarsih Mimin, Jauza Imani, Edy Samudra Kertagama, Djuhardi Basri.

BACA  Terima Kenang-kenangan Tumbler FPKS, Wagub Chusnunia Berbinar
Penampilan Erika Novelia Sani. Foto Istimewa

Hadir juga politisi PKS Muchlas E. Bastari, para seniman dari Komunitas Berkat Yakin, mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, Meipel Unila, dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kotabumi.

Sebelumnya, panggung penyair dan juara baca puisi Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS dibuka dengan tari piring oleh Femmy Nurzulianti Z, mahasiswa Fakultas Tarbiyah Prodi PGMI UIN Radin Intan Lampung.

BACA  Terkena Rocket

Dalam sambutan, Sekretaris Lamban Sastra, Syaiful Irba Tanpaka mengharapkan kegiatan ini menjadi tradisi dari Lamban Sastra.

“Ketika tradisi baca puisi di daerah ini sudah mulai jarang diselenggarakan,” ujar Syaiful Irba yang juga sastrawan Lampung.

BACA  Wiranto Diserang Oleh Seseorang di Banten

Sementara Agusri Junaidi, direktur Lamban Sastra, mengatakan Panggung Penyair dan Juara Baca sebagai pembuka Pekan Puisi 2019.

Para penyair lain dan juara baca puisi yang hadir adalah Mintarsih Mimin, Agit Yogi Subandi, Roymon Lemosol (Maluku), Christopan Deswansyah, Erika Novalia Sani, Djuhardi Basri, Rahmat Saleh, dan lain-lain. (rls/Iis)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini