Berita Utama BPS Catat Perekonomian Lampung Triwulan ll-2019 Tumbuh 5,62 Persen

BPS Catat Perekonomian Lampung Triwulan ll-2019 Tumbuh 5,62 Persen

Foto Hendra Irawan/radarcom.id
Foto Hendra Irawan/radarcom.id

radarcom.id — Perekonomian Provinsi Lampung triwulan II-2019 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp91,79 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan tahun 2010 mencapai Rp 62,28 triliun, Senin (5/8/2019).

Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Provinsi Lampung Ir. Dwiyana Suharyati, M.M., menjelaskan ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2019 tumbuh sebesar 5,62 persen, menguat dibanding triwulan II-2018 (y-on-y) sebesar 5,35 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas, serta Industri Pengolahan. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit sebesar 10,65 persen,” ujarnya.

Ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2019 tumbuh 4,92 persen, dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Industri Pengolahan, Transportasi dan Pergudangan, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 30,89 persen.

Ekonomi Provinsi Lampung semester I-2019 (c-to-c) tumbuh sebesar 5,42 persen. Dari sisi produksi,pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Pengadaan Listrik-Gas, Industri Pengolahan dan Jasa Pendidikan. Dari sisi pengeluaran didorong oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga sebesar 10,43 persen. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera tumbuh sebesar 4,62 persen, tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan yang tumbuh 5,80 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2019 terhadap Triwulan II-2018 (y-on-y). Perekonomian Provinsi Lampung Triwulan II-2019 tumbuh sebesar 5,62 persen dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan positif dicapai oleh hampir seluruh lapangan usaha pada triwulan ini, kecuali Jasa Keuangan yang mengalami kontraksi sebesar 2,27 persen. Pengadaan Listrik dan Gas merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 16,26 persen, diikuti kegiatan Industri Pengolahan yang tumbuh 11,46 persen.

BACA  Cara Unik LAZ ABA Ingatkan Masyarakat Pentingnya Baca Al Qur'an, Seperti Apa?

Selain itu kategori Jasa Pendidikan, Informasi dan Komunikasi serta Transportasi dan Pergudangan juga tumbuh cukup signifikan di atas 8 persen. Struktur perekonomian Provinsi Lampung triwulan II-2019 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama, yaitu Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (30,53 persen), Industri Pengolahan
(19,45 persen), dan Perdagangan Besar-Eceran dan Reparasi Mobil-Sepeda Motor (11,61 persen).

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung Triwulan II-2019 (y-on-y) sebesar 5,62 persen, Industri Pengolahan menyumbang sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,05 persen, diikuti Perdagangan Besar-Eceran dan Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 0,77 persen,Konstruksi sebesar 0,65 persen, sementara lapangan usaha lainnya
menyumbang pertumbuhan 2,15 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2019 terhadap Triwulan I-2019 (q-to-q) Perekonomian Provinsi Lampung triwulan II-2019 tumbuh sebesar 4,92 persen, melemah bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q) yang
mencapai 6,25 persen. Hal ini terutama dikarenakan pertumbuhan lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan melambat dari triwulan sebelumnya, khususnya karena produksi tanaman pangan, peternakan, dan hortikultura yang bertambah namun laju kenaikannya lebih rendah jika dibandingkan dengan triwulan I-2019.

Sebagian besar lapangan usaha pada triwulan ini mengalami pertumbuhan meningkat.Peningkatan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Industri Pengolahan yang tumbuh sebesar 9,32 persen. Diikuti peningkatan kinerja Transportasi dan Pergudangan serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yaitu tumbuh masing-masing sebesar 8,52 persen dan 6,02 persen dibanding triwulan sebelumnya.
Pada triwulan ini, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan menurun adalah Pertambangan dan Penggalian yaitu sebesar 0,81 persen.

BACA  Kerusuhan di Papua, Mantan Ketua Komnas HAM asal Lampung Serukan Tiga Hal

Hal ini terjadi disebabkan adanya penurunan produksi minyak.

Pertumbuhan Ekonomi Semester I Tahun 2019 (c-to-c) Ekonomi Lampung sampai dengan triwulan II-2019 tumbuh sebesar 5,42 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan meningkat terjadi pada hampir semua lapangan usaha dengan pertumbuhan kumulatif tertinggi pada lapangan usaha Pengadaan Listrik-Gas (11,37 persen).

Selanjutnya Industri Pengolahan dan Jasa pendidikan tumbuh di kisaran
angka 9 persen. Lapangan usaha lain yang juga tumbuh cukup signifikan adalah Informasi dan Komunikasi, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh pada level 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2019 terhadap triwulan II-2018 (y-on-y) sebesar 5,62 persen didukung oleh pertumbuhan Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT), Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P), dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT). PK-LNPRT merupakan komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,65 persen, diikuti komponen PK-P sebesar 6,74 persen, dan komponen PK-RT sebesar 6,18 persen.

Berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2019 (y-on-y), Komponen PK-RT merupakan sumber utama pertumbuhan ekonomi Lampung triwulan II-2019, yakni sebesar 3,66 persen, diikuti Komponen PMTB sebesar 2,04 persen, dan komponen lainnya sebesar minus 0,08 persen.

Struktur PDRB Provinsi Lampung triwulan II-2019 menurut pengeluaran tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi oleh komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDRB Provinsi Lampung yaitu sebesar 60,42 persen, diikuti Komponen Ekspor (40,65 persen), PMTB (32,98 persen). Komponen Impor sebagai pengurang dalam PDRB Provinsi Lampung memiliki peran sebesar 43,72 persen.

BACA  Gindha Ansori Wayka: Galang 1.000 Pengacara untuk Dampingi Kasus UAS

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2019 terhadap Triwulan I-2019 (q-to-q) Ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2019 tumbuh sebesar 4,92 persen bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q). Pertumbuhan terjadi di seluruh komponen PDRB Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi didorong oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah dan komponen PMTB yang tumbuh masing-masing sebesar 30,89 persen dan 6,92 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2019 Terhadap Semester I-2018 (c-to-c) Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung selama semester I-2019 mencapai 5,42 persen, (c-to-c), menguat jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 5,22 persen. Pertumbuhan tertinggi selama semester I-2019 dicapai oleh komponen PK-LNPRT yang mencapai 10,43 persen, diikuti komponen PK-P sebesar 6,73 persen, dan komponen PK-RT sebesar 5,84 persen.

Pertumbuhan PDRB Triwulan II-2019 Menurut Provinsi se-Sumatera dan Wilayah Lainnya. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II-2019 terjadi di seluruh pulau, kecuali Maluku dan Papua. Pertumbuhan tertinggi terjadi di Pulau Sulawesi sebesar 6,76 persen,
diikuti oleh Pulau Jawa sebesar 5,68 persen, serta Pulau Kalimantan sebesar 5,60 persen. Struktur
perekonomian triwulan II-2019 secara spasial didominasi oleh Pulau Jawa sebesar 59,11 persen, diikuti Pulau Sumatera sebesar 21,31 persen dan pulau-pulau lainnya masing-masing kurang dari sepuluh persen.

Sementara itu, PDRB se-Sumatera triwulan II-2019 mengalami pertumbuhan 4,62 persen, dibandingkan triwulan II-2018. Pertumbuhan tertinggi terjadi di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 5,80 persen dan terendah di Provinsi Riau dengan pertumbuhan sebesar 2,80 persen. Provinsi Lampung menempati posisi kedua dengan pertumbuhan sebesar 5,62 persen. (hen/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini