Berita Utama Dua Bocah Sering Dipukuli, Sang Ibu Ternyata Jadi TKW

Dua Bocah Sering Dipukuli, Sang Ibu Ternyata Jadi TKW

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

radarcom.id – Dua bocah yang menjadi korban penganiayaan diduga oleh ayah kandungnya sendiri ternyata selama ini ditinggal pergi sang ibu menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Singapura. Dua bocah malang tersebut adalah warga Kecamatan Sukoharjo berinisial SK (8) yang baru duduk di bangku kelas I SD, dan HA (5) yang belum sekolah.

Menurut pengakuan dari warga sekitar, selama ini ayah dua bocah itu yakni HN kerap melakukan kekerasan terhadap ketiga anaknya di depan umum. HN diketahui adalah seorang pengangguran. Sayangnya meskipun hal itu sudah lama terjadi, tidak ada warga yang berani untuk ikut campur atau melapor ke aparat karena merasa takut.

BACA  Soal Perampokan di KM 143 Tol Terbanggi Besar, Ini Kata Hutama Karya

“Sering mas anak anaknya dipukuli, tapi warga disini pada ketakutan. Sebenarnya kami sangat kasihan melihat anak-anaknya dipukuli. Apalagi ibu mereka tidak ada, sedang kerja di Singapura,” ujar warga setempat yang tidak mau namanya disebutkan, Rabu (17/7/2019).

BACA  Pengakuan Oknum Pj. Kepala Pekon Soal Perkenalannya dengan Sabu

Menurut warga lain yang juga tidak ingin disebutkan namanya, ia juga melihat kekerasan terhadap kedua korban. “Saya melihat SK dipukuli ayahnya pakai gagang sapu lalu diseret, sedangkan HA yang ikut dipukuli beruntung bisa langsung kabur,” ungkapnya.

Sementara Sumaji (56) kakek korban mengatakan, saat penganiayaan terjadi di rumah yang letaknya tidak jauh dari rumah korban. “Saya kaget tiba-tiba SK datang sambil menangis. Dan saat saya tanya, dia jawab habis dipukuli ayahnya,” kata Sumaji di rumahnya.

BACA  Diduga Dendam Karena Sampah, Satu Tewas Dianiaya di Pringsewu

Kapolsek Sukoharjo Polres Tanggamus Iptu Deddy Wahyudi, SH, mengungkapkan tadi malam pihaknya langsung mengamakan ayah korban sebab diduga kuat sebagai pelaku penganiyaan terhadap 2 anak kandungnya.

“Atas penyelidikan laporan tersebut, kami mengamankan HN sekitar pukul 22.30 Wib, saat ini diamankan di Mapolsek Sukoharjo guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Iptu Deddy Wahyudi dalam keterangannya di Mapolres Tanggamus, Rabu (17/7/19). (hin/rci)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini