Berita Utama Ini Dia, Terobosan Nyata Bupati Adipati Peduli Terhadap Lingkungan

Ini Dia, Terobosan Nyata Bupati Adipati Peduli Terhadap Lingkungan

Penyerahan penghargaan dan piagam pemenang Adipura Kampung oleh Bupati Raden Adipati Surya. Foto Istimewa
Penyerahan penghargaan dan piagam pemenang Adipura Kampung oleh Bupati Raden Adipati Surya. Foto Istimewa

radarcom.id – Kabupaten Waykanan layak menjadi percontohan dalam hal pelestarian lingkungan. Terobosan nyata pun sudah dilakukan Bupati Waykanan H. Raden Adipati Surya, SH, MM, dalam pelestarian lingkungan. Salah satunya program Adipura Kampung yang melibatkan 14 kecamatan se-Waykanan dengan proses penjurian yang ketat.

Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia  Tahun 2019 Bupati Way Kanan, Bupati Adipati memimpin upacara dan membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Selanjutnya, Bupati Adipati didampingi Wabup Edward Anthony menyerahkan Penghargaan Adipura Kampung serta penanaman pohon penghijauan dan berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik, di halaman kantor Pemkab setempat, Senin (24/6/2019).

Foto Istimewa
Foto Istimewa

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup  secara nasional tahun ini bertema ‘Biru Langitku, Hijau Bumiku’.

Sementara, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2019, Pemkab menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan yaitu penilaian  dan penyerahan penghargaan lomba Adipura tingkat kampung. Juga ada penanaman pohon di Taman Kehati dan Kompleks Pemda, Sosialisasi pengurangan sampah plastik dengan penyerahan secara simbolis penggunaan kantong belanja guna ulang. Juga sosialisasi penggunaan tumbler atau tempat minum isi ulang.

Foto Istimewa
Foto Istimewa

Program kebersihan lingkungan Waykanan pun sudah mampu berbicara di tingkat nasional. Diantaranya Waykanan meraih Adipura tingkat nasional Tahun 2018 dan bertekad untuk mempertahankannya pada tahun 2019.

BACA  Sinergi Mabes TNI AD, Pemkab Lampura dan Kemenpora RI Pada Acara TMMD

Pada upacara tersebut, Bupati Way Kanan menyerahkan secara langsung penghargaan kepada ketiga pemenang lomba Adipura Kampung yang  telah dilakukan penilaian adipura kampung di 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Way Kanan.

Foto Istimewa
Foto Istimewa

Hadiah adipura kampung  berupa Piala dan insentif  dana tambahan anggaran melalui ADK tahun 2020 untuk pemenang I akan diberikan tambahan alokasi dana kampung sebesar Rp. 100.000.000,-, Pemenang II sebesar Rp. 75.000.000,-, dan Pemenang III sebesar Rp. 50.000.000,-.

Program adipura kampung akan dilaksanakan setiap tahun di Kabupaten Way Kanan yang pelaksanaannya melalui Dinas Lingkungan Hidup dan akan menjadi salah satu agenda tetap tetap pada rangkaian Hari Lingkungan Hidup di Tingkat Kabupaten Way Kanan.

Pada tahun 2019 ini dari hasil penilaian oleh tim penilai yang melakukan penilaian terhadap kinerja pengelolaan sampah dan Ruang Terbuka Hijau pada lokasi titik pantau jalan raya, jalan kampung, puskestu/puskesdes, perkantoran kampung, sekolah, sungai dan saluran terbuka, taman kampung, pasar kampung, bank sampah, tempat pengolahan sampah, didapatkan  pemenang lomba Adipura Kampung Peringkat I Kampung Bali Sadhar Utara Kecamatan Banjit, Peringkat Ke II Kampung Suka Agung Kecamatan Buay Bahuga, dan Peringkat terbaik ke III adalah Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu.

BACA  Solusi Atasi Kerusuhan Mesuji, Begini Menurut Irjen Ike Edwin

“Saya berharap dengan adanya penghargaan ini  agar kampung-kampung yang lain dapat terpicu dan termotivasi dan dapat berbenah dalam pengelolaan lingkungan di kampungnya masing-masing,” tegasnya.

Sedangkan pada Jumat (29/6/2019) mendatang akan dilaksanakan kegiatan grebeg kantong sampah plastik yang pelaksanaannya akan dilaksanakan di Pasar Blambangan Umpu.

Pelaksanaan kegiatan grebeg kantong plastik di Pasar Blambangan Umpu direncanakan akan dipimpin langsung oleh Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.
Bupati Way Kanan, Hi. Raden Adipati Surya, SH, MM yang dikenal sangat giat terhadap pengelolaan lingkungan utamanya terkait dengan pengelolaan kebersihan. Sebagai Komitmen terhadap pengelolaan lingkungan di Kabupaten Way Kanan, banyak inovasi dan program-program yang telah dilaksanakan di Kabupaten Way Kanan.

Di bidang kebersihan juga Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Bupati Way Kanan telah menerbitkan Peraturan Bupati tentang Kebijakan dan Strategi Kabupaten Way Kanan dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga sebagai acuan dan pedoman dalam pengurangan dan penanganan sampah di Kabupaten Way Kanan.

Dalam pengelolaan lingkungan seluruh pejabat eselon II pemerintah Kabupaten Way Kanan telah menandatangani Pakta Integritas dan  Perjanjian Kinerja dengan Bupati Way Kanan, salah satu poin perjanjian kinerja tersebut adalah menjaga kebersihan lingkungan kantor, dimana perjanjian kinerja tersebut menjadi salah satu tolak ukur evaluasi bupati dalam jabatan eselon II.

BACA  Pilwakot Mulai Menggeliat, Golkar - PDIP Bandar Lampung Bangun Koalisi Kelembagaan

Sebagai bentuk komitmen untuk mengurangi sampah plastik yang dampaknya tidak baik terhadap lingkungan karena sampah plastik sulit di uraikan oleh lingkungan, Raden Adipati Surya meminta seluruh ASN dan masyarakat  yang ada di Kabupaten Way Kanan  untuk dapat mengurangi penggunaan plastik untuk kemasan makanan, kemasan minuman, dan mengurangi kantong belanja plastik.

Untuk bungkus makanan sedapat mungkin tidak menggunakan pembungkus plastik, untuk minuman hendaknya dapat membawa tempat minum isi ulang (tumbler) dan untuk belanja ke pasar, toko, supermarket dapat membawa kantong belanja ulang dari rumah.

Untuk menciptakan Kabupaten Way Kanan yang teduh, bersih dan indah, serta untuk mengurangi pemanasan global, usai melakukan upacara Peringatan Hari Lingkungan Tingkat Kabupaten Way Kanan melakukan Penanaman pohon tanjung di Taman Kehati Kabupaten Way Kanan Bupati Way Kanan bersama  Wakil Bupati, Ketua Forkopimda,  Pimpinan Lembaga Vertikal, seluruh pejabat eselon II.

“Dengan acara seperti ini, kita berharap mampu meningkatkan, menumbuhkembangkan masyarakat banyak pada kepedulian lingkungan hidup, untuk menyatukan langkah dan hati, karena kita hanya tinggal di bumi yang satu, satukan langkah, satukan hati, untuk bumi kita tinggali,” pungkas bupati. (rci/hms/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini