Bandar Lampung BPC Perhumas Bandar Lampung Gelar Pelatihan Kehumasan Bagi Pengurus

BPC Perhumas Bandar Lampung Gelar Pelatihan Kehumasan Bagi Pengurus

Foto Istimewa
Foto Istimewa

radarcom.id – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (BPC Perhumas) Bandar Lampung akan menggelar  pelatihan tentang kehumasan bagi pengurus baru di Ball Room Hotel Horison Lampung pada Minggu (30/6/2019) mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua BPC Perhumas Bandarlampung Leo Ramadhanus, Jumat (21/6/2019).

“Paling tidak pengurus baru BPC Perhumas Bandar Lampung tahu dulu apa Perhumas itu, sehingga diberi pembekalan secara internal melalui pelatihan. Setelah itu baru bisa menjelaskan kepada masyarakat tentang Perhumas,“ tutur Leo.

BACA  Jemaah Haji RI Tertua Umur 93 Tahun Tiba di Mekkah, Disambut Shalawat Nabi

Pelatihan kehumasan akan digelar secara terus menerus, tetapi untuk gelombang pertama khusus pengurus dulu.

Setelah itu baru untuk umum, sedangkan yang akan memberi materi   pada pelatihan tersebut adalah para praktisi humas,“ ungkap  Leo yang juga GM Hotel Horison Lampung.

Mengusung visi Perhumas 2020: “Perhumas dan Praktisi Humas Indonesia harus turut serta membangun optimisme dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang kuat dan sebagai bangsa memiliki integritas melalui gerakan #IndonesiaBicaraBaik.”

BACA  Sinergi Mabes TNI AD, Pemkab Lampura dan Kemenpora RI Pada Acara TMMD

Organisasi Perhumas ini, lanjutnya, berdiri pada 15 Desember 1972. Merupakan organisasi profesi kehumasan pertama yang lahir dengan fokus pengembangan profesionalisme kehumasan,. Menurut  Leo dirinya bersama pengurus lainnya, siap membantu program pemerintah yang terkait dengan masalah Kehumasan. Humas pemerintahan harus melakukan improvement dalam menjalankan program-programnya.

BACA  Ketika Paus Sastra Lampung Membedah Kemampuan Berpuisi Ade Utami Ibnu, Ini Hasilnya..

“Humas itu merupakan peran strategis pemerintah, fungsinya bagaimana memberikan informasi visi dan misi peran pemerintah itu sendiri. Sehingga tidak ada mis-komunikasi dengan program kerja pemerintah karena sebagai rakyat kita ingin adanya kepercayaan dan reputasi terhadap Pemerintah. Di sini kompetensi humas diperlukan bagaimana mensosialisasikan program-program pemerintah tersebut. Jadi tidak ada mis-komunikasi dan mis-koordinasi,” kata Leo. (rls/Iis)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini