Bandar Lampung Usai Lebaran, Harga Hasil Bumi Belum Stabil

Usai Lebaran, Harga Hasil Bumi Belum Stabil

Pedagang hasil bumi di Pasar Gintung Bandar Lampung, Kamis (13/6/2019). Foto Hendra Irawan/radarcom.id©2019
Pedagang hasil bumi di Pasar Gintung Bandar Lampung, Kamis (13/6/2019). Foto Hendra Irawan/radarcom.id©2019

radarcom.id — Sejumlah pedagang hasil bumi kebutuhan dapur di pasar Bandar Lampung mengeluh harga tak kunjung stabil, Kamis (13/6/2019).

Pedagang hasil bumi di pasar Gintung Bandar Lampung Sriharyati (41) membenarkan dari hari ke hari sejumlah harga hasil bumi pasca hari raya Idul Fitri belum dapat diprediksi. Harga dua hari sebelumnya memang sempat turun, tetapi hari ini naik lagi.

“Untuk harga hasil bumi hari ini. Bawang merah Brebes Rp 35 ribu, bawang merah Medan Rp 30 ribu per kg. Bawang putih Brebes Rp 35 ribu, bawang putih Medan Rp 30 ribu per kg, cabai merah Brebes Rp 35 ribu, dan cabai merah Medan Rp 30 ribu per kg. Cabai kecil dan Cabai Ijo Rp 40 ribu per kg, tomat Rp 8 ribu. Seluruhnya, ada perubahan harga 2 – 3 ribu per kilo gramnya dari dua hari yang lalu. Harga hari ini, lanjut Sri, saya tidak dapat menjamin besok atau lusa masih tetap sama. Harga bisa saja turun, bisa juga lebih naik lagi,” jelas Sri.

BACA  Tabrakan Maut Rosalia Indah Vs Truk Tangki di Waykanan

Mesti bersifat sama-sama pasar tradisional, Pasar Tugu Bandar Lampung menjual hasil bumi sedikit lebih mahal dibandingkan dengan Pasar Gintung Bandar Lampung.

Bawang merah Brebes Rp 40 ribu, bawang merah medan Rp 35 ribu per kg. Bawang putih Brebes Rp 40 ribu, dan bawang putih medan Rp 35 ribu per kg. Cabai merah Brebes Rp 40 ribu, cabai merah Medan Rp 35 ribu per kg, tomat Rp 12 ribu, cabai kecil dan cabai hijau Rp 45 ribu per kg.

BACA  Antoni Imam Daftar Balonbup di Penjaringan PDIP Lamsel, Malam Ini Kembalikan Berkas

“Harga saat ini belum bisa diprediksi mas, masih naik dan turun setiap harinya. Untuk hari normal saya bisa menjual 20 – 25 kg per hari. Untuk sekarang-sekarang ini, 10 kg sudah paling banyak,” ujar Yanto (58) Pedagang Hasil Bumi Dipasar Tugu kepada radarcom.id, saat ditemui ditempat jualannya, Kamis (13/6/2019).

BACA  Mantul! Program 1 Rumah 1 Kentongan di Pringsewu

“Saya berharap kedepan, harga dapat segera stabil kembali. Jika harga seperti ini terus menerus kami para pedagang bisa-bisa kehilangan pelanggan. Semoga keadaan seperti ini secepatnya dapat stabil kembali seperti biasa,” harapnya. (hen/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini