Berita Utama Ini Dia, Perkembangan Transportasi di Lampung April 2019

Ini Dia, Perkembangan Transportasi di Lampung April 2019

Foto Istimewa
Foto Istimewa

radarcom.id — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat naik turunnya penumpang pada transportasi di Lampung.

Kepala BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum menjelaskan, jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung pada April 2019 sebanyak 80.650 orang, turun sebesar 2,99 persen bila dibandingkan Maret 2019 yaitu, sebanyak 83.136 orang. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada April 2018 yang lalu, terjadi kenaikan sebesar 10,93 persen.

Jumlah penumpang kapal ferry yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung pada April 2019 sebanyak 105.871 orang, naik sebesar 11,16 persen jika dibandingkan Maret 2019 sebesar 95.239 orang.

Jumlah kendaraan yang diangkut melalui Pelabuhan Bakauheni
pada April 2019 sebanyak 157.876 kendaraan, naik sebesar 0,35 persen jika dibandingkan Maret 2019 sebanyak 157.320 kendaraan.

Barang yang dimuat melalui Pelabuhan Panjang pada April 2019 tercatat sebanyak 2.221.890 ton, naik sebesar 26,52 persen
dibandingkan Maret 2019 sebanyak 1.756.185 ton. Untuk barang yang dibongkar pada April 2019 sebanyak 410.870 ton, turun sebesar 73,53 persen dibandingkan Maret 2019 yang mencapai 1.552.321 ton.

Penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Raden Inten II pada April 2019 sebanyak 67.835 orang, turun sebesar 6,19 persen jika dibandingkan Maret 2019 sebanyak 72.314 orang.

Penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Raden Inten II pada April 2019 sebanyak 68.030 orang, turun sebesar 2,39 persen dibandingkan dengan Maret 2019 sebanyak 69.699 orang.

BACA  Fasilitasi Penanganan Kemiskinan Melalui SLRT, Seperti Apa?

Barang yang dimuat dari Bandara Raden Inten II Provinsi Lampung pada April 2019 sebanyak 386.900 kg, turun sebesar 15,17 persen jika dibandingkan dengan Maret 2019 sebesar 456 085 kg. Untuk barang yang dibongkar, pada April 2019 sebanyak 569.490 kg, juga mengalami penurunan jika dibandingkan Maret 2019 yaitu, 594.447 kg atau turun sebesar 4,20 persen.

Angkutan Darat. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung pada April 2019 sebanyak 80.650 orang, turun sebesar 2,99 persen, dibandingkan Maret 2019 yaitu sebanyak 83.136 orang. Namun jika dibandingkan dengan April 2018, sebanyak 72.704 orang, mengalami kenaikan sebesar 10,93 persen.

Angkutan Laut. Jumlah penumpang kapal ferry yang berangkat dari Pelabuhan Bakauheni Lampung pada April 2019 tercatat sebanyak 105.871 orang, naik sebesar 11,16 persen, dibandingkan Maret 2019 sebesar 95.239 orang. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan April 2018 yang tercatat sebanyak 104.537 orang, juga naik sebesar 1,28 persen.
Penyeberangan melalui angkutan laut selain penumpang ada juga kendaraan, diantaranya motor, bus, mobil sedan dan sejenisnya, truk, dan pick up. Jumlah kendaraan
yang berangkat pada April 2019 tercatat sebanyak 157.876 unit, naik sebesar 0,35 persen, jika dibandingkan Maret 2019 sebanyak 157.320 unit. Kenaikan tertinggi terjadi pada jenis kendaraan motor yaitu sebesar 14,04 persen.

Jika dibandingkan dengan keberangkatan kendaraan pada April 2018 yaitu sebanyak 147.815 unit, juga mengalami kenaikan sebesar 6,81 persen. Bila dirinci menurut jenis kendaraan, kenaikan tertinggi juga terjadi pada jenis kendaraan sedan dan sejenisnya yaitu sebesar 36,66 persen.

BACA  Sembilan Tersangka Kasus Narkoba Diamankan

Angkutan Udara. Bandar udara asal keberangkatan dan tujuan kedatangan penumpang serta bongkar dan muat barang pesawat udara di Provinsi Lampung selama April 2019 dari dan menuju 8 (delapan) lokasi bandar udara yaitu Soekarno-Hatta Jakarta (CGK), Hang Nadim Batam (BTH), Adisutjipto Yogyakarta (JOG), Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (PLM), Husein Sastranegara Bandung (BDO), Halim Perdana Kusuma Jakarta (HLP), Sultan Thaha Syaifuddin Jambi (DJB) dan Fatmawati Soekarno Bengkulu (BKS).

Jumlah penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada April 2019 tercatat sebanyak 67.835 orang, turun sebesar 6,19 persen dibandingkan Maret 2019 sebanyak 72.314 orang.

Penurunan jumlah penumpang terjadi pada beberapa bandara tujuan dan yang tertinggi terjadi pada keberangkatan penumpang menuju Bandara Hang Nadim Batam (BTH) sebesar 24,05 persen yaitu dari 2.803 orang menjadi 2.129 orang.

Seterusnya jika dibandingkan dengan keberangkatan penumpang tahun lalu yaitu April 2018 sebesar 108.647 orang juga mengalami penurunan sebesar 37,56 persen. Bila dilihat dari masing masing bandara tujuan, penurunan keberangkatan penumpang tertinggi terdapat pada keberangkatan penumpang yang menuju Bandara Hang Nadim Batam (BTH) dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) masing masing sebesar 61,28 persen dan 54,84 persen.

Jumlah kedatangan penumpang pesawat udara di Bandara Raden Inten II pada April 2019 tercatat sebanyak 68.030 orang, turun sebesar 2,39 persen jika dibandingkan Maret 2019 sebanyak 69.699 orang. Penurunan tertinggi terjadi pada kedatangan penumpang dari Sultan Thaha Syaifuddin Jambi (DJB) sebesar 19,65 persen dari 1.593 orang menjadi 1.280 orang.

BACA  Fakultas Kesehatan UMiTRA Workshop Review Kurikulum

Demikian halnya jika dibandingkan dengan April 2018 tahun lalu, kedatangan penumpang juga mengalami penurunan hingga sebesar 36,25 persen dari sebelumnya 106.708 orang.

Jika dilihat dari masing masing bandara asal, penurunan kedatangan penumpang tertinggi terjadi dari Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) dan Bandara Hang Nadim Batam (BTH) yaitu masing-masing sebesar 64,86 persen dan 63,34 persen.

Total penumpang yang berangkat pada April 2019 sebanyak 254.356 orang, naik sebesar 5,60 persen dibandingkan Maret 2019 yaitu sebanyak 240 876 orang. Persentase kenaikan jumlah keberangkatan penumpang terjadi pada moda transportasi kapal ferry sebesar 11,16 persen sedangkan penumpang yang menggunakan moda trasportasi pesawat udara dan kereta api mengalami penurunan, masing masing sebesar 6,19 persen, dan 2,99 persen.

Jika dibandingkan dengan keadaan April 2018 jumlah penumpang yang berangkat menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara mengalami penurunan sebesar 11,03 persen yaitu dari 285.888 orang menjadi 254.356 orang. Persentase penurunan jumlah keberangkatan penumpang terjadi pada moda transportasi pesawat udara sebesar 37,56 persen, sedangkan penumpang yang menggunakan alat trasportasi kereta api dan kapal ferry mengalami kenaikan masing-masing sebesar 10,93 persen dan 1,28 persen. (hen/Iis)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini