Berita Utama (VIDEO) Viral! Pesan Heroik Putra Mahkota Kerajaan Sekala Bkhak Dalam Bahasa Inggris...

(VIDEO) Viral! Pesan Heroik Putra Mahkota Kerajaan Sekala Bkhak Dalam Bahasa Inggris Jaga Keutuhan NKRI

radarcom.id – Jiwa patriotisme yang berkobar dan merajut semangat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia diungkapkan seorang generasi milenial asal Provinsi Lampung ke kancah dunia. Melalui sebuah video pesan berbahasa Inggris yang fasih, Alprinse Syah Pernong, putra mahkota dari kerajaan adat Sekala Bkhak Kepaksian Pernong Lampung, memberikan gambaran tentang kebudayaan yang ada di Bumi Lampung, khususnya kerajaan Sekala Bkhak dan sikap menjaga keutuhan NKRI.

Berikut isi lengkap video pernyataan dari Pangeran Alprinse Syah Pernong.

Dalam videonya, Pangeran Alprinse yang merupakan putra Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke 23, Paduka Yang Mulia Saibatin Puniakan Dalom Beliau Pangeran Edward Syah Pernong itu berharap masyarakat dunia bisa mengetahui tentang budaya.

Berikut isi pernyataan Pangeran Alprinse:

“Saya ingin memberikan tanggapan terhadap isu yang mengatas namakan sebuah kerajaan adat tentang pengambilan mandat dari NKRI yang telah berdaulat, dan ini kami nilai adalah suatu hal yang sangatlah tidak pantas diutarakan saat ini , karena mereka yang mengatakannya tidak lagi memiliki hak atau kewenangan atas hal tersebut. NKRI Telah berdiri telah kukuh berdiri sejak 17 Agustus 1945, artinya secara politis NKRI telah selesai dan selanjutnya kita adalah bagian yang harus mempertahankannya.

Saya adalah cucu dan anak seorang raja dan sekaligus seorang pejuang kemerdekaan, dan issue tersebut merupakan suatu penghinaan bagi para pahlawan yang sudah berjuang memberikan semua miliknya, bahkan memberikan darah dan nyawanya untuk berdirinya Republik Indonesia ini, sehingga dengan mengutarakan kalimat tersebut berarti telah menyuarakan sikap yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Seorang raja adalah pemangku budaya yang justru harus memimpin di depan dalam menjaga persatuan NKRI. Karena pendahulu mereka juga adalah orang yang paling depan dalam perjuangan pembentukan NKRI, dalam mempersatukan bangsa. 

Saya ingat seorang jenderal barat General Collin Powell mengatakan “if you break it, you own it”,  apabila engkau sudah pecah belah mereka , maka mereka akan menjadi milikmu, artinya apabila persatuan tidak kita jaga maka kita akan hancur. 

Kami di tanah Lampung menolak dan menyatakan bahwa berita pengambilalihan mandat itu tidak bisa dipertanggungjawabkan karena dapat merusak persatuan bangsa. Isu ini adalah isu yang tidak bertanggung jawabkan dan harus dijawab oleh hukum.

Ingat ..!!!! kita harus setia, setia, dan setia kepada Indonesia.

Presiden Jokowi, apabila Anda sudah terpilih secara demokratis, maka saya doakan agar Anda dapat memimpin bangsa ini dengan baik, dan kami akan ada dibelakang Anda.”

“Pangeran Alprinse Pernong”

Dari pernyataan Pangeran Alprinse banyak pesan yang patut dicamkan oleh kita gunakan menjaga keutuhan NKRI.

BACA  PT HK: Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang Sudah Operasional Dipastikan Aman

Sebab, pernyataaan NKRI secara politis sudah final (selesai). Didalam ilmu dan falsafah hukum disebut Rin malig. Artinya hanya terjadi satu kali, ketika negara sdh terbentuk. Maka dia hanya melangkah kedepan dan semua perangkat otoritas yang ada adalah berada dibawah perangkat negara. Tidak ada satu pun otoritas yang berdiri diluar tanggung jawab negara.

BACA  Sepatu Merdeka

Disini adat sudah menempatkan diri dibawah otoritas negara sehingga segala bentuk struktur masyarakat adat sudah tidak bisa menyebut dirinya adalah kerajaaan. Artinya tidak ada negara didalam negara.

Sebagaimana Kepaksian Sekala Bkhak telah memberikan contoh yang kita sebut sebagai Kerajaan Adat. Artinya Kepaksian Paksi Pak Sekala Bkhak secara realitas sosial kemasyarakatan, realita historis dan realitas budaya masih memegang kekuatan legitimasi rakyat yang ada dalam teritorial kerajaan dahulu dan interaksi adat masih tetap berjalan. Pergantian dinasti tetap berlangsung, namun kekuatan struktur tersebut oleh 4 Sultan di Sekala Bkhak dinamakan mereka sebagai kerajaan adat.

Artinya mereka mempertanggungjawabkan realitas budaya yang senyatanya masih ada untuk dipelihara sebagau bagian dari sebuah modal sosial kehidupan masyarakat.

Pangeran Alprinse menyatakan dia adalah cucu seorang kemerdekaan, kakeknya adalah Pangeran Maulana Balyan adalah seorang Kepaksian Pernong Sekala Bkhak yang juga pejuang kemerdekaan yang bermakam di Taman Makam Pahlawan Kedaton.

BACA  ‘Seniman Lampung Peduli Sesama’ Galang Dana Melalui Musik untuk Kemanusiaan

Bahkan buyutnya Pangeran Alprinse juga adalah Pangeran Suhaimi Sultan Kepaksian Pernong Sekala Bkhak yang juga bermakam di makam pahlawan Bandar Lampung, bersama dua paman kandungnya (adik kandung dari kakeknya juga terbaring dimakam pahlawan).

Selain itu, yang lebih fenomenal adalah buyutnya , yaitu ayah dari ibunda Pangeran Edward Pernong adalah Pahlawan Akmal, Pahlawan Rakyat Ranau Sumsel. Sehingga darah patriotis dan heroik bergelora didalam diri sang Pangeran muda yang baru berusia 11 tahun ini.

Karena itu wajarlah ungkapan dalam statementnya terlihat sangat diwarnai oleh nilai patriotis yang menetes dari buyut dan kakeknya.

Salah satu pesan yang harus kita renungkan adalah ungkapan sang Pangeran muda tentang kata-kata seorang jenderal Amerika .

‘If you can break it, you own it’ Jika kamu bisa pecah belah mereka maka mereka akan dapat kamu miliki.

Dari pesan Pangeran Alprinse kita renungkan kata-kata ungkapan yang dilontarkan sang pangeran muda dari kepaksian Pernong ini. Apakab semua gejolak hingar bingar selama ini ada invicible hand atau ada tangan yang tidak terlihat yang merekonstruksinya? Ada tangan yang menggerkkan pion-pion agar menyuarakan konflik, pertentangan , pertikaian dan keributan. (rci/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini