Berita Utama BI Gandeng TPID dan Satgas Pangan Penetrasi Pasar Kendalikan Harga

BI Gandeng TPID dan Satgas Pangan Penetrasi Pasar Kendalikan Harga

Foto Hendra Irawan/radarcom.id©2019

radarcom.id — Bank Indonesia (BI) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berserta Satgas Pangan Provinsi Lampung mengelar penetrasi pasar pertama, berlokasi di Pasar Panjang, Rabu (15/5/2019).

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Satria Alam menjelaskan
kegiatan ini bagian dari evaluasi, bahwa bulan April tingkat inflasi kota Bandarlampung sebesar 6,69 persen, lebih besar jika dibandingkan pada bulan sebelumnya.

Untuk itu Bank Indonesia bersama TPID berserta Satgas Pangan Provinsi Lampung berupaya menekan harga agar tingkat inflasi pada bulai Mei, tidak sebesar pada bulan April.

BACA  Andi Surya Dialog Bersama Akademisi, Aktivis dan Tenaga Pendidikan Kota Metro

”Berikut rincian komoditas bahan pokok pada penetrasi pasar yaitu bawang putih dijual dengan harga Rp 30 ribu, daging ayam Rp 26 ribu, telur ayam Rp 21 ribu, cabai merah Rp 18 ribu, minyak goreng Rp 9 ribu, dan daging sapi Rp 112 ribu. Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak 8 kali selama bulan ramadan atau hingga menjelang hari raya Idul Fitri. Mengingat dari 82 kota di Indonesia yang diamati, Lampung masuk dalam urutan ke-10 inflasi terbesar,” kata Satria kepada radarcom.id saat ditemui disela kegiatan penetrasi Pasar Panjang, Rabu (15/5).

BACA  Nila Setitik...

Menurut survei dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, lanjut Satria, tercatat penyumbang inflasi terbesar ada di dua kota yaitu, Bandar Lampung dan Metro. Untuk sementara ini, penetrasi pasar akan lebih difokus di Bandar Lampung, karna menurut survei yang telah dilakukan harga di Metro saat ini masih dalam batas wajar.

BACA  Dakocan Ajak Siswa Mengenalkan KH Gholib

”Untuk stok pada penetrasi harga, pihaknya telah melakukan rapat dengan para pelaku usaha dan distributor mereka siap. Penetrasi pasar bulan ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri stok siap. Kepada para pelaku usaha jangan memanfaatkan kesempatan ini, dan bagi para pembeli jangan membeli melebihi kebutuhan, jadi lah penjual dan dan pembeli yang bijak. Kami berharap harga dapat terkendali dibulan ramadan maupun menjelang Idul fitri,” tutupnya. (hen/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini