Berita Utama Korban Pencabulan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Korban Pencabulan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Korban pencabulan dirawat di salah satu Rumah Sakit di Pringsewu, Selasa (14/5/2019). Foto Istimewa
Korban pencabulan dirawat di salah satu Rumah Sakit di Pringsewu, Selasa (14/5/2019). Foto Istimewa

radarcom.id –  Kondisi YS (17)  warga Pringsewu yang menjadi korban pencabulan memprihatinkan. Sebab, remaja yang sehari-harinya bekerja mencari rongsokan itu masih dirawat intensif di salah satu Rumah Sakit di Pringsewu.

Saat dikunjungi aktivis perempuan Siwi Lestari, Selasa (14/5), YS mengaku disetubuhi pelaku yakni warga Pekon Mataram dan temannya di sebuah rumah kosong di Pekon Mataram, Gading Rejo, Minggu (12/5/2019) malam.

“Saya dicabuli S sebanyak satu kali, kemudian temannya dua kali,” ujar korban kepada Siwi Lestari.

Menurut penuturan YS, setelah disetubuhi, dia diberi uang Rp 10 ribu oleh tersangka S. Sementara teman S yang belum diketahui identitasnya memberi dia uang Rp 70 ribu.

BACA  Dukungan ke Lamban Sastra Mengalir

Saat dikunjungi Siwi Lestari, terlihat kondisi YS memprihatinkan yakni terbaring di RS dan hanya ditemani oleh adik perempuannya yang masih belia.

Sementara informasi dari petugas medis RS setempat, YS datang ke RS Senin (13/5) sekitar pukul 01.45 WIB diantar oleh petugas kepolisian.

Sebelumnya, Kapolsek Gading Rejo AKP Sarwani, SE mengungkapkan tersangka Sutrisno ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya pada Senin (13/5/19) pukul 23.00 WIB.

BACA  Senpi Rakitan dan 11 Butir Peluru Aktif Diserahkan ke Polisi

“Penangkapan berdasarkan laporan korban yang diantar sepupunya pada Minggu (12 Mei 2019) pukul 21.30 WIB,” ungkap AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Sarwani menjelaskan, kronologis kejadian berdasarkan keterangan korban, pencabulan dilakukan tersangka dilakukan pada sekitar 5 bulan lalu dan sebulan lalu. Dimana tersangka dan korban sebelumnya berkenalan di Pendopo Pringsewu.

“Korban sekitar 5 bulan berkenalan dengan tersangka di Pendopo, lalu dibawa dan dicabuli tersangka di Pekon Mataram, lantas terakhir sebulan lalu atau sekitar April 2019 juga dicabuli tersangka. Lalu pada awal Mei 2019, korban mengaku dicabuli oleh rekan tersangka,” jelasnya.

BACA  Rycko Menoza SZP, Sampaikan Dukacita Atas Wafatnya Kasmir Hakim

Lanjutnya, atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan pembengkakan alat vitalnya sehingga harus dirawat di Rumah Sakit.

“Saat ini korban masih dalam perawatan medis, sementara terhadap pelaku lain yang disebutkan korban masih dalam pengembangan,” ujarnya.

Ditambahkan Sarwani, atas kejahatannya, saat ini tersangka berikut barang bukti pakaian korban diamankan di Polsek Gading Rejo guna proses penyidikan lebih lanjut. (hin/rci)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini