Berita Utama Kasepuhan Cirebon Terjalin Silaturahmi yang Erat dengan Kerajaan Sekala Brak Lampung

Kasepuhan Cirebon Terjalin Silaturahmi yang Erat dengan Kerajaan Sekala Brak Lampung

Tiga Tokoh Penting: (kiri) Paduka Yang Mulia (PYM) Gusti Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon, Bupati Lampung Barat 2007 - 2017 Drs. H. Mukhlis Basri, MM, keduanya penerima Selempang Sekala Brak Kepaksian Pernong dan Lencana TULUS PENGHAKHI penghargaan tertinggi di Sekala Brak Kepaksian Pernong. (kanan) PYM Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23. Foto Istimewa

radarcom.id – Jalinan Silaturahmi Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat dan Sekala Brak Kepaksian Pernong, Lampung terus terjalin baik langsung di dunia nyata maupun di dunia maya.

Untuk membuktikan itu bahkan Paduka Yang Mulia (PYM) Gusti Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon yang juga Ketua Umum Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) tak sungkan dan bangga menshare di media sosial dengan mengenakan Selempang Sekala Brak Kepaksian Pernong dan Lencana TULUS PENGHAKHI penghargaan tertinggi di Sekala Brak Kepaksian Pernong.

BACA  Kumpulan Cerpen Suara Rindu, Karya 15 Pelajar Lampung untuk Aksi Kemanusiaan
Foto challenge ten years Paduka Yang Mulia (PYM) Gusti Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon di medsos. Foto Istimewa

PYM Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 mengungkapkan, memang selama ini hubungan silaturahmi erat terjalin antara Kasepuhan Cirebon dengan Kerajaan Sekala Brak Lampung.

BACA  Siswa Antusias Racik dan Bedah Kopi di Pelatihan Kewirausahaan IKA Smanda 93

Namun, lanjut pensiunan perwira tinggi Polri itu, baru orang yang menerima Penghargaan Tulus Penghakhi ini.

“Yakni PYM GSS XIV Kasepuhan Cirebon dan Bupati Lampung Barat 2007 – 2017 Drs. H. Mukhlis Basri, MM,” tandas Pun Edward sapaan akrab Raja Sekala Brak itu. (rls/Iis)

BACA  Peringati Bulan K3 Nasional, PGN Group Gelar Donor Darah Bersama Unila

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini