Deni Ribowo dan Terobosan Pemuda Angkat Gula Aren Waykanan

  • Whatsapp
Deni Ribowo saat menyerap keluhan perajin gula aren di Waykanan. Foto Istimewa

radarcom.id – Siapa bilang pemuda tak bisa punya terobosan konkrit mengangkat ekonomi rakyat. Dengan turun langsung melakukan pendampingan dan mencari akar persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat bawah, maka ditemukan titik terang potensi yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya yang dilakukan tokoh pemuda Lampung asal Waykanan Deni Ribowo SE. Dia memiliki beberapa program pro rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Waykanan.

Bacaan Lainnya
Deni Ribowo mendengarkan keluhan para petani gula aren utamanya para ibu-ibu. Foto Istimewa

“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Waykanan, itu ada dua dua cara. Yakni kesehatan dengan program saya yakni menjemput yang sakit dan diobati (Deni Ribowo/DRB Care). Kedua, peningkatan ekonomi kerakyatan,” terangnya kepada radarcom.id, Rabu (17/10).

Program ekonomi kerakyatan, sambung Ketua KONI Waykanan itu, dengan memberikan nilai tambah pendapatan warga. Mengoptimalkan pemasaran komoditas potensial daerah.

“Dalam hal ini, di Waykanan sudah dimulai sejak setahun lalu. Yakni dengan kita angkat Kopi Robusta khas Waykanan namanya Kopi Robusta Putri Malu. Ini banyak turunannya dari Kopi Putri Malu Waykanan ini. Pengembangan bersama dengan Bupati Waykanan Raden Adipati Surya dan pemkab Waykanan. Alhamdulillah kopi ini sudah bisa running saat ini,” terangnya.

Saat ini, lanjut Caleg DPRD Provinsi Lampung dari Partai Demokrat Dapil Lampung V Lampung Utara dan Waykanan nomor urut 4 itu, pihaknya sedang menggali potensi gula aren khas Waykanan untuk dikembangkan. Sehingga meningkatkan taraf hidup petani Waykanan.

“Gula aren ini akan kita kembangkan menjadi sentra gula Aren di kecamatan Banjit dan Kasui. Saya sudah berkoordinasi dengan beberapa dinas terkait agar ini nanti bisa diberikan pembinaan. Termasuk juga akan dibentuk koperasi,” ungkapnya.

Selama ini, kata Deni, petani gula aren menjual gula aren sebagian kepada tengkulak. Sebab mereka banyak meminjam uang kepala tengkulak, sehingga harganya jauh di bawah pasaran. Dari per toros (bungkus) Rp12 ribu, hanya dibeli per toros Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu saja oleh tengkulak.

Maka nanti akan diwadahi oleh koperasi sehingga petani tetap mendapatkan harga gula aren yang kompetitif.

“Permodalan juga sudah kita bicarakan dengan Bupati Waykanan bahwa BPRS Waykanan bisa memberikan bantuan permodalan untuk petani gula aren. Alhamdulillah bupati sudah support,” ucapnya.

Nantinya, sambung dia, gula aren Waykanan akan dikembangkan menjadi khas oleh-oleh Waykanan. Juga akan dikembangkan menjadi berbagai macam panganan berbasis gula merah.

“Akan bekerjasama dengan hotel-hotel untuk menjadi gula aren tumbuk, yang disajikan untuk minum kopi di hotel. Serta akan kita tembuskan ke produk Starbucks. Agar ini bisa menjadi andalan Waykanan. Semua packaging akan menggunakan nama Waykanan,” tandasnya. (rci/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *