BPOM Bandarlampung Masih Selidiki Power F

  • Whatsapp

radarcom.id — Adanya kasus puluhan siswa di Lampung Tengah yang menyayat tangannya secara massal diduga akibat minuman kemasan merek Torpedo dan Power F masih diselidiki oleh Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) Bandarlampung. Utamanya minuman Power F yang saat ini masih diselidiki oleh BPOM Bandarlampung.

“Kalau minuman jenis Torpedo sudah terdaftar. Kalau yang Power F ini kami sebelumnya belum pernah dengar. Kami masih selidiki,” kata kepala BPOM Bandarlampung Dra. Syamsulani, Apt., MM, Selasa (9/10).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, setelah ada kasus puluhan siswa menyayat tangannya secara massal di Lamteng, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Lamteng.

“Kalau keterangan yang kami dapat bahwa siswa tersebut menonton YouTube dan mencoba-coba mempraktekannya langsung pada diri sendiri. Tapi kalau soal minuman Power F kita sebelumnya belum pernah dengar,” terangnya.

Pada BPOM, sambung dia, sudah ada kejelasan bahwa minuman yang mempunyai registrasi Badan POM, kemasannya tidak rusak, ada tanggal kadaluarsanya, maka sudah jelas keamanan produk tersebut.

“Dengan begitu sudah jelas diberi tanda keamanan makanan untuk dikonsumsi dari pihak Badan Pom. Tetapi label yang tertera juga harus dibaca dan ikuti imbauan yang ada pada kemasan,” jelasnya.

Syamsuliani meneruskan, kepada seluruh masyarakat BPOM mengimbau agar lebih teliti lagi dalam membeli produk.

“Masyarakat harus lebih teliti, lihat izin edarnya, kemasannya, dan tanggal kadaluarsanya. Jadilah konsumen yang cerdas, dan jangan sampai nanti menyalahkan pihak manapun. Jika tidak mengerti soal produk, bisa berkordinasi dengan BBOM dan dinas sempat. Kami selaku pemerintah siap memberika informasi terkait. Kami akan tetap melakukan pemantauan terhadapa makanan dan obat-obatan yang tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat,” tandasnya. (hen/hen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *