Rumah Ditutup Tembok Oleh Tetangga Terjadi Lagi

  • Whatsapp
Rumah yang ditembok dua meter di Jombang. Foto detikcom

radarcom.id – Kasus rumah ditutup menggunakan tembok oleh tetangga terus terjadi. Kali ini terjadi di Jombang, Jawa Timur. Seger (61) menutup rumah keluarga Siti Khotijah (35) dengan pagar setinggi 2 meter. Pria asal Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Jombang ini mengaku kesal, lantaran kerap dikatai maling.

Ditemui di rumahnya, Seger mengaku pagar setinggi 2 meter yang kini menutup rumah Khotijah dia bangun di atas tanah miliknya sendiri. Dia mengaku tega menutup rumah tetangganya dengan pagar lantaran jengkel dengan keluarga Khotijah yang kerap mengatainya maling.

“Saya jengkel setiap keluarga saya lewat selalu dituduh maling oleh keluarga situ (keluarga Khotijah),” kata Seger Selasa (25/9) seperti dilansir detikcom.

Untuk beraktivitas sehari-hari, Seger dan keluarganya selalu melalui jalan di depan rumah Khotijah. Jalan yang diklaim milik Seger itu tembus ke jalan desa selebar 1 meter yang bersebelahan dengan sungai.

Bapak dua anak ini mengaku dikatai maling oleh keluarga Khotijah selama 7 bulan sebelum pertengkaran pecah akhir Juni 2018. Puncaknya setelah lebaran Idul Fitri, dia membangun pagar yang menutup rumah keluarga Khotijah dengan pagar setinggi 2 meter.

“Tanah yang ditembok itu milik saya. Sudah diukur oleh desa dan desa tak melarang saya membangun pagar itu,” terang suami Sumilah ini.

Akibat ditutup pagar oleh Seger, akses keluar masuk rumah Khotijah tertutup. Hanya ada celah selebar kurang dari 0,5 meter untuk lewat. Keluarga ini terpaksa menjebol tembok rumah kakaknya, Sri Utami untuk jalan alternatif.

Rumah ini dihuni Khotijah dan anaknya sejak tahun 2006. Sang suami Abdul Karim (40) saat ini bekerja di Jakarta. (dtc/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *