BPBD: Yang Terbakar Bukan Kamar Hotel Novotel, Tapi Alat Pengering Handuk

  • Whatsapp
Suasana hotel Novotel Lampung pada Senin (3/9). Foto Hendra Irawan/radarcom.id

radarcom.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung M. Riski menyatakan bahwa kebakaran yang terjadi di Hotel Novotel Lampung pada (3/9) pagi bukan kebakaran kamar di lantai 8 hotel di Jalan Gatot Subroto, Bumiwaras, Bandarlampung tersebut.

Menurut Riski kepada radarcom.id, yang terjadi adalah terbakarnya handuk (towel) di pantry yang mengalami konsleting listrik. Sehingga handuk terbakar menimbulkan asap saat dipadamkan. Sistem pemadaman api hotel tersebut juga berjalan dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa kebakaran di Hotel Novotel Lampung diperkirakan terjadi pada pukul 09.30 WIB. Diakibatkan oleh towel atau handuk yang ada di pantry mengalami konsleting di Lantai 8 hotel Novotel Lampung tersebut,” ujarnya, Senin (3/8) pagi.

Menurut Riski, peristiwa kebakaran tersebut disiram air oleh petugas. “Yang namanya api disiram dengan air mengakibatkan timbulnya asap tebal sehingga menimbulkan kepanikan. Tetapi pada peristiwa tersebut tidak menimbulkan api, karena memang proteksi api berkerja dengan baik di lokasi hotel,” ungkapnya.

Pada peristiwa tersebut, terus dia, BPBD Bandarlampung menerjunkan 1 armada pemadam dengan 25 personil.

“Karena memang tidak terlalu berbahaya pada kejadian tersebut. Alhamdulilah tidak menimbulkan korban karena memang pada kejadian tersebut hanya ada beberapa orang saja di lokasi dan sudah dievakuasi oleh petugas,” jelas Riski.

Untuk kerugian pada peristiwa tersebut, kata dia, tidak dapat menaksirnya, karena yang terbakar alat pengering.

“Sampai dengan sekarang kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut berapa harga alat tersebut yang pasti tak ada korban jiwa,” tandasnya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan pihak Hotel Novotel belum dapat dikonfirmasi. Ketika radarcom.id hendak masuk ke lokasi kantor hotel juga tidak diperkenankan masuk oleh pihak keamanan hotel setempat. (hen/lis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *