AMLB Rangkul Tokoh Deklarasi Pemilu Damai

  • Whatsapp
Deklarasi pemilu damai oleh Aliansi Masyarakat Lampung Bersatu di Wood Stairs Cafe, Senin (3/9). Foto Hendra Irawan/radarcom.id

radarcom.id — Aliansi Masyarakat Lampung Bersatu (AMLB) mendeklarasikan pemilu damai, tanpa provokasi, kita bersaudara, cinta Lampung, cinta NKRI.

Pada acara deklarasi yang digelar di Wood Stairs Cafe, Jalan Urip Sumoharjo, Wayhalim tersebut menghadirkan berbagai tokoh dari elemen, organisasi masyarakat, tokoh agama, pemuda di Lampung, Senin (3/9).

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Salah satu inisiator AMLB Resmen Kadapi, SH, MH, mengatakan, acara ini berlangsung melihat secara nasional maupun lokal adanya kegundahan, maka dari itu pihaknya mengundang semua tokoh untuk angkat bicara dan sepakat pemilu damai.

“Agendanya tidak terputus hanya dengan hari ini, melainkan sampai dengan selesainya Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Kita akan kawal dan meminta untuk seluruh tokoh-tokoh masyarakat Lampung, agar pemilu ini dapat berjalan dengan lancar, damai tanpa saling menjatuhkan, tanpa saling menyebarkan berita hoax,” ujar Kadapi.

Menariknya, pihaknya yakin dengan hadirnya tokoh-tokoh baik dari pendukung capres Joko Widodo maupun Prabowo, bergandeng tangan, serta diikut dengan yang lain. “Saya jamin Lampung akan sejuk pada pemilu mendatang,” jelas Kadapi.

Adanya dekralasi #2019gantipresiden, pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa tokoh, untuk mencoba memastikan siapa tamu yang akan datang ke Provinsi Lampung, kita akan sambut bagaimana dan apa tujuannya berkunjung ke Provinsi Lampung.

“Jika niat baik, kenapa harus ada yang menghalang-halangi. Selama niatnya tidak untuk memprovokasi rakyat Lampung, tidak untuk mengadu domba kita semua kami akan sambut dengan baik,” ungkapnya.

H. Ari Meizari Alfian, SE, MBA yang juga inisiator AMLB menambahkan, acara ini adalah bentuk tanggung jawab moral kita sebagai warga Lampung. Oleh karena itu pihaknya mencoba mengundang para tokoh dan kedua relawan untuk dapat menyepakati pilpres damai.

“Harapannya adalah menjaga Lampung tetap kondusif, hindari provokasi kebencian. Karena pesta demokrasi ini harus kita jelang bukan hanya untuk saling menjatuhkan dan lain-lain, melihat dari berbagai daerah terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

AMLB dalam deklarasi menyampaikan empat sikap. Yakni menolak segala bentuk provokasi dan segala penyebaran isu/hoax, fitnah, ujaran kebencian dalam kontestasi pemilu 2019.

Para aparatur penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap penyebar isu/hoax, fitnah, ujaran kebencian yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Lalu, mengimbau pada semua pihak untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa pemilu 2019 merupakan pesta demokrasi untuk kepentingan Negara dan Masyarakat Republik Indonesia sehingga dapat menciptakan pemilu damai tampa provokasi.

“Serta mengajak semua anak bangsa di Provinsi Lampung untuk memperkuat kesatuan dan mempererat rasa persaudaraan sebagai bentuk cinta NKRI,” pungkasnya. (hen/lis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *